Minggu, 20 Oktober 19

Jokowi Dukung Airlangga Ketum Golkar untuk Kepentingan Pilpres 2019

Jokowi Dukung Airlangga Ketum Golkar untuk Kepentingan Pilpres 2019
* Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. (Foto: Indra AkuntoKOMPAS.com)

Jakarta, Obsessionnews.com –  Sebagai pembuat keputusan politik untuk melaksanakan urusan pemerintahan, Presiden  Joko Widodo (Jokowi) membutuhkan dukungan politik dari masyarakat dan juga fraksi-f raksi di DPR. Golkar salah satu kekuatan parpol di DPR. Jokowi membutuhkan dukungan Golkar.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ditetapkan sebagai Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.  Koordinator Bidang Perekonomian DPP Golkar ini menggantikan Ketum Golkar yang Ketua Golkar Setya Novanto, yang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Muchtar Effendi Harahap
Peneliti Senior Network for South East Asian Studies (NSEAS) Muchtar Effendi Harahap.

“Posisi Airlangga yang duduk di Kabinet Jokowi  dan  juga Ketum Golkar otomatis Golkar tetap mendukung Jokowi,  baik dalam pembuatan regulasi maupun perebutan kekuasaan melalui Pilpres 2019.  Kepentingan dukungan politik Golkar menjadikan Jokowi mendukung Airlangga. Tanpa dukungan Jokowi mustahil Airlangga bisa jadi Ketum Golkar,” kata Peneliti Senior Network for South East Asian Studies (NSEAS) Muchtar Effendi Harahap ketika dihubungi Obsessionnews.com, Jumat (15/12/2017).

Menurut Muchtar, hubungan kepentingan kekuasaan Jokowi mendasari keberhasilan Airlangga mendapatkan posisi Ketum Golkar.

“Karena itu, sulit bagi tokoh Golkar lain seperti Titiek Soeharto bisa menduduki Ketum Golkar. Diperkirakan Jokowi sulit mempengaruhi  Titiek  untuk mendukung Jokowi, terutama pada Pilpres 2019,” tandasnya.

Rapat pleno DPP Golkar di Jakarta, Rabu (13/12/2017), menetapkan Airlangga Hartarto sebagai Ketum menggantikan Setya Novanto. Airlangga akan dikukuhkan dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada 19-20 Desember 2017. (arh)

 

Baca Juga:

Golkar Terancam Jadi ‘Penyanyi Latar’ di Pilpres 2019

Aktivis Demokrasi: Titiek Soeharto Berpeluang Besar Jadi Ketum Golkar

Eks Kader akan Kembali Dukung Golkar Jika Dipimpin Titiek Soeharto

Netizen Suarakan Dukungan kepada Titiek Soeharto

Titiek Soeharto: Pemimpin Baru Golkar Harus Jauh dari Perilaku Korupsi

Doli Kurnia: Titiek Soeharto Punya Kapasitas Pimpin Golkar

Kubu Setya Novanto Mendiskreditkan Titiek Soeharto

Penunjukan Aziz Syamsuddin Sebagai Ketua DPR Tidak Sah

Akbar Tandjung dan Sesepuh Partai Golkar Dukung Titiek Soeharto

Netizen Dorong  Titiek Soeharto Ambil Alih Golkar

Akbar Tandjung Nilai Titiek Soeharto Penuhi Syarat Jadi Ketum Golkar

Pengamat: Titiek Soeharto Berpeluang Besar Pimpin Golkar

Ingin Benahi Golkar, Titiek Soeharto Siap Jadi Ketum

Polling Twitter: Titiek Soeharto Ungguli Airlangga

Dekat dengan Umat Islam, Titiek Dinilai Tepat Pimpin Golkar

Titiek Soeharto, “Kuda Hitam” Ketum Golkar

Kesetiaan Titiek Soeharto pada Golkar

Dedi Mulyadi: Semua Kader Sepakat Munaslub Golkar

Dedi Mulyadi: Akar Rumput Menghendaki Munaslub Golkar

Jadi Ketum Golkar, Airlangga Harus Mundur dari Menteri

Airlangga Klaim Telah Direstui Jokowi

Jelang Munaslub Golkar : Idrus Marham vs Airlangga

Kepada DPP dan DPD Tingkat I, Ical Usulkan Munaslub Golkar

Muchtar: Pengganti Novanto, Pendukung Rezim Jokowi

Publik Sudah Muak pada Setya Novanto

Jika Jadi Ketum Golkar, Airlangga Harus Mundur dari Kabinet!

Setya Novanto For President

KPK Tegaskan Punya Bukti Kuat Novanto Terlibat Kasus e-KTP

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.