Rabu, 22 Januari 20

Doli Kurnia: Titiek Soeharto Punya Kapasitas Pimpin Golkar

Doli Kurnia: Titiek Soeharto Punya Kapasitas Pimpin Golkar
* Koordinator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia (kanan) bersama Titiek Soeharto.

Jakarta, Obsessionnews.com – Koordinator Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia menilai Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Golkar Titiek Soeharto memiliki kapasitas untuk memimpin Partai Golkar dalam Musyarawah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang rencananya akan digelar akhir Desember 2017.

Menurut Doli, Titek punya kapasitas dan memimpin Partai Golkar, karena putri mantan Presiden Soeharto ini dianggap sebagai kader yang bersih dan memiliki kemampuan manajerial organisasi yang baik. GMPG sendiri pernah menyampaikan secara langsung, bahwa Titiek masuk salah satu kader yang bersih dari kasus korupsi.

“Sementara GMPG sejak awal memang ingin mendorong adanya perubahan dan pembaharuan Partai Golkar dengan slogan Golkar bersih,” ujar Doli saat dihubungi, Senin (11/12/2017).

Ia menuturkan, problema utama Partai Golkar saat ini adalah minimnya sosok pemimpin yang bersih dari isu kasus korupsi. Hal ini berkaca pada kasus hukum yang menimpa Ketua Umum Golkar yang juga Ketua DPR Setya Novanto dan beberapa kader Partai Golkar yang lain. Karenanya GMPG selalu mendorong pembaharuan Partai Golkar dengan menampilkan pemimpin yang bersih.

“Tantangan Partai Golkar ke depan adalah bagaimana partai ini bisa terus mencetak kaderisasi yang bersih. Tentu ini harus dimulai dari seorang pemimpinnya, bagaimana dia bisa memberikan contoh yang baik kepada semua kader,” jelasnya.

Sebelumnya pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago, menilai Titiek Soeharto memiliki kans besar menjadi Ketua Umum Partai Golkar menggantikan Setya Novanto.

“Sebetulnya Titiek Soeharto tetap punya kans menjadi Ketum Golkar,” ujar Pangi saat dihubungi Obsessionnews.com, Minggu (10/12/2017).

Direktur Eksekutif Voxpol Center Reseach and Consulting ini mengungkapkan, ada beberapa alasan mengapa Titiek punya peluang besar untuk memimpin Partai Golkar. Pertama, ia sudah cukup dikenal di semua kalangan kader Partai Golkar, serta memiliki pengalaman dan jaringan yang kuat.

Kedua, Titiek adalah putri pendiri Golkar dan mantan Presiden RI Soeharto. Menurutnya, bagaimanapun Partai Golkar tidak bisa dipisahkan dari keluarga Soeharto. Sebab partai ini bisa tumbuh besar di era pemerintahan Soeharto, sehingga wajar ada anggapan bahwa Partai Golkar akan kembali jaya jika kembali dipimpin oleh trah Soeharto

“Kalau kita cermati dan analisis lebih dalam bapak beliau, Soeharto, punya saham di Golkar. Bagaimanapun juga Soeharto dan Golkar tak bisa terpisahkan,” jelasnya.

Namun, lanjut Pangi, dalam pemilihan Partai Golkar tidak sesederhana itu. Ada faktor eksternal yang juga mempengaruhi keterpilihan seseorang untuk menjadi Ketum Partai Golkar. Faktor eksternal itu datang dari Istana. Ia kembali mempertanyakan apakah Titiek sudah mendapatkan dukungan dari Istana.

“Pertanyaan selanjutnya apakah Titiek Soehato disukai dan diterima Jokowi (akseptabilitas) dan Jokowi juga pasti menanyakan komitmen Titiek terkait komitmennya mendukung  dan bisa bekerja sama dengan  pemerintah,” jelasnya.

Selain Titiek ada beberapa nama lain yang disebut akan maju sebagai calon Ketum Partai Golkar,  yaitu Koordinator Bidang Perekonomian DPP Golkar yang juga Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Pelaksana Tugas (Plt) Ketum Golkar Idrus Marham. (Albar)

Related posts

1 Comment

  1. Siti

    mantab ini doli kurnia….salah satu tokoh muda golkar yang dekat dengan umat islam…beliau ini yang keras ingatkan golkar untuk tidak memberikan pembelaan terhadap setnov yang bolak-balik tersangkut kasus korupsi

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.