Rabu, 22 Mei 19

Inilah Peraih Obsession Awards 2019

Inilah Peraih Obsession Awards 2019
* Obsession Awards 2019. (foto: dok OMG)

Best Private Bank

PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

Naskah: Giattri F.P. Foto: Istimewa

BCA1

Di tengah persaingan ketat dunia perbankan serta ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi, PT Bank Central Asia TBK (BCA) konsisten mencetak kinerja positif, seperti pada kuartal III-2018, BCA membukukan laba bersih Rp18,5 triliun. Bila dibandingkan kuartal III-2017, jumlah ini meningkat 9,9 persen dari posisi Rp16,84 triliun alias year on year (yoy).

Selain itu, pada 2018 lalu, kenaikan saham BCA yang sempat menyentuh Rp25.475 pada Agustus 2018 (dan ditutup pada Rp25.075 pada hari yang sama) ternyata tidak hanya membawa posisinya ke level tertinggi sepanjang masa. Menguatnya saham bank yang berdiri sejak 62 tahun silam ini membawa namanya melampaui bank terkemuka dunia karena bersamaan dengan penguatan saham bank swasta terbesar di Indonesia tersebut. Dengan demikian, membuat saham bank global terkoreksi. Beberapa di antaranya adalah Barclyas asal Inggris, Credit Agricole SA, Credit Suisse Group AG, dan Deutsche Bank AG, yang masih kalah dari BCA dari sisi kapitalisasi pasar. Merujuk data Reuters, posisi kapitalisasi pasar BCA sore hari itu sudah berada di urutan 25 dari total 40 bank terbesar di dunia. BCA juga sukses merajai industri perbankan di Asia sekaligus menjaga reputasinya sebagai bank swasta nomor wahid dalam negeri. Hal itu bisa dilihat dari penghargaan FinanceAsia Country Awards for Achievement yang diterima bank berkode emiten BBCA ini selama tiga tahun berturutturut, yakni pada 2016, 2017, dan 2018 lalu.

Tak sampai di situ, BCA juga meraih penghargaan Bank Terbaik di Indonesia dalam ajang Euromoney Awards for Exellence 2018 di Hongkong. Penghargaan tersebut sebagai bukti nyata dalam memberikan layanan dan produk terbaik bagi nasabah hingga stakeholder lainnya. BCA juga berhasil memboyong pulang penghargaan internasional di kategori Priority Integration Sectors dalam ajang ASEAN Business Award 2018. Selain itu, BCA pun memperoleh penghargaan Best of The Best Awards 2018 dari Forbes Indonesia, salah satu majalah bisnis dan finansial ternama di dunia. Halo BCA pun berhasil meraih 25 penghargaan di ajang London Summit of Leaders Achievements 2018 (London) dan meraih 19 medali di ajang Contact Center World (CCW) Award 2018 di Praha (Ceko). Kinerja cemerlang tersebut tak lepas dari ketangguhan BCA dalam menghadapi perkembangan zaman sehingga dapat beradaptasi dengan tren teknologi yang sedang menggeliat, contohnya dengan merangkul financial technology (fintech) untuk mendukung bisnis bank. Karenanya, sistem pembayaran yang canggih dan inovatif pun menjadi kunci kesuksesan BCA.

“Saat ini, kami telah fokus pada perbankan digital karena kami percaya dalam lima hingga sepuluh tahun, generasi milenial akan mendominasi pasar sehingga kami terus mengembangkan inovasi produk yang menyasar mereka, antara lain VIRA dan Sakuku. Kini, Top-Up Sakuku bisa dilakukan melalui bank manapun sehingga semakin muda dan fleksibel,” ungkap Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja. BCA juga menawarkan pilihan untuk membuka rekening Tahapan BCA tanpa buku. Sejak 14 Oktober 2018, nasabah diberikan opsi untuk hanya memiliki kartu debit saja. Pilihan ini tentunya sangat cocok bagi nasabah yang mengutamakan kepraktisan dalam mengelola dana dan bertransaksi. Melalui layanan internet banking, nasabah dapat mengunduh e-statement yang menyimpan data mutasi selama 24 bulan terakhir.

BCA2

Sementara itu, layanan ponsel pintar menyediakan mutasi rekening maksimal 31 hari ke belakang. BCA juga berinovasi untuk memberikan kemudahan bagi para nasabah setianya, yakni dengan meluncurkan fitur transfer Quick Response (QR) code yang bernama QRku. Fitur QRku memungkinkan sesama nasabah BCA melakukan transfer tanpa harus menghafal nomor rekening, cukup dengan QR code yang bisa dipindai dengan smartphone. Fitur ini dapat dimanfaatkan oleh pengguna Mobile Banking BCA dan Sakuku agar lebih nyaman saat melakukan transfer dana. Untuk kalangan milenial, Jahja menyebutkan bahwa QRku akan menjadi primadona mereka karena efisiensi dan kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi ini. “Tergantung konsumennya karena beda-beda. Masing-masing punya kesenangan pribadi.

Kalau biasa pakai m-banking ya silahkan. Sedangkan, kalau kalangan milenial pasti masuknya ke sini (QRku) karena paling praktis,” ujar pria yang menghabiskan hampir tiga dasawarsa hidupnya untuk membesarkan BCA. Dalam dua terakhir ini, BCA pun telah membangun beberapa usaha yang berkaitan dengan sector digital, seperti solusi pembayaran online OneKlik, layanan pelanggan berbasis chatbot VIRA, dan termasuk pendirian perusahaan modal ventura Capital Central Ventura (CCV). Perusahaan modal ventura yang sengaja dibentuk untuk berinvestasi dan berkolaborasi dengan perusahaan fintech yang nantinya kita harapkan akan mendukung ekosistem layanan keuangan BCA dan anak usaha. Inovasi yang diluncurkan BCA guna menambah kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan adalah BCA Keyboard.

Ada kalanya ketika berkomunikasi dengan teman, mengharuskan Anda untuk segera melaksanakan transaksi perbankan, Anda harus berpindah dari aplikasi chating lalu ke aplikasi perbankan untuk bertransaksi dan kembali ke aplikasi chating untuk mengirimkan bukti transaksi. Di BCA Keyboard, nasabah dapat melakukan berbagai jenis transaksi, yaitu info saldo, mutasi rekening, transfer ke rekening BCA, dan transfer ke virtual account BCA. Cara mendapatkan BCA Keyboard, yakni dengan mengunduh (download) atau memperbaharui (update) aplikasi BCA Mobile versi terbaru lalu melakukan aktivisai fitur BCA Keyboard pada aplikasi BCA Mobile dan memilih BCA Keyboard sebagai keyboard utama pada smartphone Anda. Antara Anda dan lawan bicara Anda yang sedang berbincang melalui aplikasi chating dan kini ingin melakukan transaksi perbankan, nasabah dapat langsung membuka aplikasi BCA Mobile dengan menekan button logo BCA di keyboard-nya (BCA Keyboard). Kemudian, melakukan transaksi perbankan dan langsung mengirimkan bukti transaksi ke lawan bicara.

“BCA Jahja menyadari hampir seluruh pemenuhan kebutuhan telah terjamah teknologi. Oleh karena itu, kami juga akan mengintensifkan ekspansi sistem digital yang kami yakini akan sangat mendukung bisnis pembayaran kami,” pungkas penggemar golf itu. Saat ini, jumlah transaksi yang sudah didominasi oleh transaksi digital, hampir 97 persen transaksi nasabah bank yang berdiri sejak 21 Februari 1957 ini dilakukan di luar kantor cabang.

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.