Minggu, 24 Maret 19

Inilah Peraih Obsession Awards 2019

Inilah Peraih Obsession Awards 2019
* Obsession Awards 2019. (foto: dok OMG)

Best Regional Leaders

Sugianto Sabran, Gubernur Kalimantan Tengah

Naskah: Iqbal R. Foto: Istimewa

Sugianto Sabran

Menjadi anak yang kurang mampu, tak membuat sosok Sugianto Sabran berkecil hati malah memacu dirinya untuk bangkit menjadi sosok yang bisa menjadi kebanggaan semua orang. Atas kerja keras dan tekad yang kuat, Sugianto pun berhasil mewujudkan mimpinya dengan duduk sebagai orang nomor satu di Kalimantan Tengah.

Di bawah kendali Sugianto Sabran, Kalimantan Tengah mampu memberikan dampak yang signifikan. Hal itu terlihat dari penurunan angka kemiskinan, yakni menduduki urutan ke-4 Provinsi dengan persentase kemiskinan terendah seluruh Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat jumlah penduduk miskin di provinsi yang dijuluki Bumi Tambun Bungai tersebut pada Maret 2018 sebesar 5,17 persen (136.928 orang) atau turun 0.09 persen (956 orang) jika dibandingkan dengan periode September 2017 sebesar 5,26 persen (137.884 orang). Rendahnya angka kemiskinan tersebut menunjukkan program penanggulangan kemiskinan di Kalteng sudah berjalan baik. Meski demikian, sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota masih tetap harus ditingkatkan sehingga angka kemiskinan dapat terus ditekan dan tercapai perekonomian yang makin baik dari tahun ke tahun. Pada Maret 2018, komoditas makanan yang memberi sumbangan terbesar pada garis kemiskinan di Provinsi Kalteng adalah beras. Sedangkan, komoditas bukan makanan penyumbang kemiskinan terbesar, yakni perumahan.

Sugianto adalah sosok yang membenci kemiskinan maka dari itu dirinya bertekad untuk mengubah hal itu dengan menurunkan angka kemiskinan di wilayah Kalteng. “Untuk itu, saya bertekad jika diberi amanah akan memberantas kebodohan di Kalteng. Bodoh membuat orang jadi miskin. Untuk itu, pendidikan menjadi prioritas utama program saya,” ujar Sugianto kala itu. Hal itu dibuktikan Sugianto, dengan menurunkan angka kemiskinan.“Urusan kemiskinan ini masih jadi tantangan pemerintah. Kita lihat terjadi penurunan angka. Namun, untuk program penanggulangan kemiskinan tetap tidak boleh dikurangi,” ujarnya.

Atas kerja kerasnya, Sugianto dianugerahi Satyalancana Pembangunan yang diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Satyalancana Pembangunan diberikan kepada kepala daerah yang dianggap telah memberikan kemajuan dalam hal pembangunan negara. “Kita mengucapkan, pertama bersyukur dan terima kasih Alhamdulillah kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dan kepada rakyat Kalteng serta UMKM di Kalimantan Tengah,” ujarnya. Meski anggaran yang dimiliki oleh daerahnya tergolong minim, tetapi ia berjanji akan semaksimal mungkin untuk melatih para pelaku UMKM, PKK, hingga perbankan agar bisa berkembang. Sugianto mengungkapkan bahwa pihaknya sejalan dengan Nawacita yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dijelaskannya, meski APBD Kalteng sekitar Rp4,4 triliun, ia berupaya menggenjot bidang infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan yang ada di provinsi yang memiliki semboyan Iseng Mulang (Pantang Mundur) ini.

Sugianto

“Biarpun APBD kami kecil Rp4,4 triliun dan ada kenaikan PAD sekitar Rp500 miliar, tapi belum maksimal, ini akan kami genjot terus. Tahun 2018, di bidang infrastruktur, anggaran murni kami itu 40 persen, pendidikan menyentuh 27 persen, anggaran kesehatan sama tinggi juga,” jelasnya. Selain itu, Sugianto juga tengah menggenjot sektor pariwisata Kalteng agar bisa menarik warga luar pulau, seperti di DKI Jakarta, Pulau Jawa, hingga Bali. “Kami juga bangun destinasi wisata supaya orang Jakarta atau Bali tidak harus ke Bogor, Jawa Barat, ke depan bagaimana (wisata) ke Kalteng,” kata Sugianto. Pemprov Kalteng di bawah nakhoda Sugianto pun kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Raihan ini merupakan keempat kalinya sejak 2014.

Capaian ini merupakan hasil audit atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Kalteng tahun anggaran 2017 yang diperiksa 2018. Auditor Utama Keuangan Negara VI BPK RI Dori Santosa mengatakan, hasil pemeriksaan yang dilakukan BPK RI dapat disimpulkan bahwa penyusunan LKPD Kalteng 2017 telah sesuai dengan SAP berbasis akrual dan telah diungkapkan secara memadai dan tidak terdapat ketidakpatuhan yang berpengaruh langsung dan material, serta telah menyusun dan merancang unsur-unsur SPI. Karena itu, BPK memberikan opini WTP. BPK RI Perwakilan Kalteng juga mengapresiasi usaha-usaha perbaikan yang telah dan akan dilakukan Pemprov Kalteng atas pengelolaan keuangan daerah tahun anggaran 2017. Menurutnya, anggaran itu sebagian besar telah sesuai dengan action plan yang dibuat oleh gubernur sehingga LKPD 2017 terjadi perbaikan dalam penyajian laporan keuangan.

Perjalanan hidup Sugianto penuh liku. Terlahir dari pasangan Hanayah dan Sabran Efendie Achmud, ia sejak kecil terbiasa hidup susah. Bahkan, pendidikan formalnya pun hanya sampai tingkat sekolah lanjutan atas,
yaitu SMKN 1 Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat. Kehidupan serba kekurangan itulah yang membuat Sugianto harus banting tulang untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Ia harus berjualan air dari warung ke warung demi mendapatkan rupiah. Ia pun pernah menjajakan es lilin dan kayu bakar hanya untuk biaya sekolahnya. Keuletan, kegigihan, air mata, bahkan hinaan pun ia terima dengan lapang dada.

Masa kecil, muda, hingga dewasa, ia lalui dengan tawakal dan tawadu. Di saat temanteman sebayanya menikmati keceriaan, ia sendiri bekerja keras siang hingga malam demi kelangsungan hidup kedua orangtuanya juga dirinya. Sugianto adalah politikus PDI Perjuangan yang pernah menjadi anggota DPR periode 2009-2014. Di DPR, Sugianto duduk di Komisi IV DPR yang mengurusi masalah kehutanan, pertanian, pangan. Pada 2010, ia maju di Pemilukada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Hanya ada dua pasang calon di pemilukada itu. Lawannya saat itu adalah bupati petahana Ujang Iskandar. Hasilnya, ia berhasil memenangkan pemungutan suara Bupati Kotawaringin tersebut.

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.