Minggu, 24 Maret 19

Mengakui Salah, Ustaz Tengku Zulkarnain Minta Maaf

Mengakui Salah, Ustaz Tengku Zulkarnain Minta Maaf
* Ustaz Tengku Zulkarnain. (Foto: Twitter Zulkarnain)

Jakarta, Obsessionnews.com – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustaz Tengku Zulkarnain mengakui dirinya salah telah menyebar isu negatif terhadap pemerintahan Jokowi. Khususnya mengenai kabar dilegalkannya perzinaan apabila Jokowi terpilih kembali melalui Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS).

Melalui video ceramahnya, Ustaz Tengku mengatakan pemerintah yang mengusulkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Dia menyebut pemerintah akan melegalkan zina dan menyediakan alat kontrasepsi untuk muda-mudi apabila RUU tersebut disahkan. Ia mengaku salah dan meminta maaf.

 

Baca juga:

Ucapan Terima Kasih Siti Aisyah kepada Jokowi

Ini Alasan Kenapa Jokowi Masih Jauh Unggul Dibanding Prabowo

Jokowi: Atas Izin Allah Insya Allah di Jabar Kita Menang

 

“Stlh mencermati isi RUUP-KS sy tdk menemukan pasal penyediaan alat kontrasepsi oleh Pemerintah utk pasangan Remaja dan Pemuda yg ingin melakukan hubungan suami isteri. Dengan ini saya mencabut isi ceramah saya tentang hal tersebut. Dan meminta maaf krn mendapat masukan yg salah,” cuit Ustaz Tengku di akun Twitter @ustadtengkuzul, Selasa (12/3/2019)

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily, menyatakan pihaknya menerima saja permintaan maaf Ustaz Tengku. Hanya saja, dia berharap Ustaz Tengku minta maaf langsung ke Presiden Jokowi.

“Ustad @ustadtengkuzul sy secara pribadi memaafkan. Tapi akibat pernyataan Ustadz, banyak orang yang percaya atas pernyataan itu sehingga mrk memfitnah Pak @jokowi dgn isu2 yg tidak benar. Bukan hanya melalui twitter tp ceramah juga di masjid2 itu! Minta maaf ke Pak Jokowi!!!!Ace Hasan Syadzily added,” tutur Ace membalas cuitan Ustaz Tengku.

Dalam pernyataan terpisah, Ace menegaskan bahwa ceramah Ustaz Tengku itu bisa menjadi sumber hoax dan berita bohong. Lebih dari itu, Ace menilai pernyataan tersebut sangat menyesatkan, dan menuai kebancian.

“Dalam ceramahnya, Tengku Zulkarnain menyampaikan bahwa dalam RUU disebutkan anak-anak remaja yang melakukan hubungan intim disediakan alat kontrasepsinya oleh Pemerintah. Bahkan dengan berkelakar dia mengatakan bahwa kalau anak-anak mau berhubungan seksual bisa minta kondom ke Puskesmas,” ucap Ace.

“Pernyataan itu jelas sangat menyesatkan. Pertama, RUU Penghapusan Kekerasan Seksual itu bukan usulan Pemerintah, tapi inisiatif DPR. Kedua, dari segi substansi RUU tersebut tidak ada sama sekali pasal yang menyatakan Pemerintah akan menyediakan alat kontrasepsi bagi remaja atau pelajar,” jelasnya.

Berikut isi video dari ceramah Uztaz Tengku Zulkarnain soal dilegalkan perzinaan melalui Undang-Undang PKS

Pelajar, dan mahasiswa, dan pemuda yang belum nikah yang ingin melakukan hubungan seksual, maka pemerintah mesti menyediakan alat kontrasepsi untuk mereka. Anak-anak muda yang belum nikah kepengen berzinah, pemerintah harus menyediakan kondomnya supaya tidak hamil di luar nikah.

Kalau ini disahkan, berarti pemerintah telah mengizinkan perzinahan, bahkan menyediakan kondom dan alat kontrasepsi. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.