Menteri Arief Ajak Finalis Putri Pariwisata Promosikan Indonesia Melalui Platform Digital

Jakarta, Obsessionnews.com – Sektor pariwisata merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla(JK). Karena pariwisataberpotensi mendatangkan devisa dalam jumlah besar. Semula pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2019 sebanyak 20 juta orang. Namun, karena banyak terjadi bencana alam di tanah air target itu pada Maret 2019 direvisi menjadi 18 juta wisman. Baca juga:Menpar Nilai Pulau Rupat Cocok Jadi KEK PariwisataSDM Unggul Kunci Sukses Keberhasilan Pariwisata IndonesiaStorynomic Tourism, Strategi Promosi Pariwisata Indonesia di Destinasi Super Prioritas Untuk mencapai target tersebut pemerintah melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) gencar mempromosikan objek-objek wisata di berbagai daerah. Selain itu juga dipromosikan event-event kesenian, kebudayaan, olahraga, dan lain sebagainya. Yang juga dilakukan oleh Kemenpar adalah merangkul berbagai elemen masyarakat untuk mendukung mempromosikan pariwisata. Di antaranya mengajak para finalis Putri Pariwisata Indonesia (PPI) 2019 dan Putra Putri Pariwisata Nusantara (P3N) 2019 mempromosikan Indonesia melalui platform digital. [gallery link="file" columns="1" size="full" ids="290138"] Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pariwisata saat ini sudah menjadi salah satu penghasil devisa terbesar bagi Indonesia. Untuk itu para finalis PPI 2019 dan P3N 2019 mesti bersama-sama berperan dalam mempromosikan keindahan Indonesia melalui platform digital. “Pariwisata itu sudah ditetapkan sebagai inti ekonomi bangsa. Pariwisata akan menjadi penghasil devisa terbesar nantinya. Pada 2018 devisa sektor pariwisata sebesar 19,2 miliar dolar AS dan 2019 diproyeksikan mencapai 20 miliar dolar AS. Para finalis harus juga punya peran melakukan sesuatu di era digital ini,” kata Arief saat gala dinner dan jumpa pers PPI 2019 dan P3N 2019 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (2/9/2019). Dikutip obsessionnews.com dari siaran pers, Selasa (3/9), dalam kesempatan tersebut disebutkan demi menyongsong pariwisata 4.0 Arief mengajak anak-anak muda berprestasi tersebut untuk memviralkan objek-objek wisata di destinasi wisata digital yang tersebar di seluruh Indonesia, yang juga digemari oleh kaum milenial. Arief menjelaskan revolusi teknologi informasi digital di bidang pariwisata (Pariwisata 4.0) telah membawa perubahan signifikan dalam penyelenggaraan kepariwisataan. ”Perubahan ini tidak hanya menciptakan peluang, namun juga berbagai tantangan pada setiap pilar kepariwisataan Indonesia dalam mencapai tujuannya, yakni menyejahterakan masyarakat Indonesia,” tuturnya. Baca juga:Arief Yahya, Menteri Pariwisata RIDieng Culture Festival 2019 Promosikan Pariwisata Dieng KulonPembangunan Infrastruktur Pendukung Pariwisata Danau Toba Dikebut Baca halaman selanjutnyaCelebrating Wonderful Indonesia Pada kesempatan yang sama hadir mendampingi Arief Yahya antara lain Pendiri Yayasan El John Indonesia Johnnie Sugiarto serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Manajemen COE Esthy Reko Astuti. Pendiri Yayasan El John Indonesia Johnnie Sugiarto menjelaskan, yayasannya telah menjadi penyelenggara pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2019 untuk kedua belas kalinya, sedangkan untuk pemilihan Putra Putri Pariwisata Nusantara 2019 mereka terlibat sebagai penyelanggara untuk ketiga kalinya. Tema yang diusung untuk pemilihan Putri Pariwisata Indonesia yaitu Celebrating Wonderful Indonesia, sementara untuk pemilihan Putra Putri Nusantara 2019, tema yang diangkat yakni The Young Millennials Generation of Tourism. “Diharapkan dengan tema tersebut, para finalis dapat menjadi endorser dan influencer berkualitas, sehingga bisa lebih gencar lagi mempromosikan pariwisata Indonesia ke mancanegara. Penyelenggaraan dua kontes ini, turut didukung oleh Kemenpar,” ujar Johnnie. Ia menambahkan, pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2019 diikuti oleh 25 finalis, sedangkan untuk pemilihan Putra Putri Pariwisata Nusantara 2019 diikuti 36 finalis. Sebelum malam Grand Final, mereka harus menjalani masa karantina yang dimulai sejak 31 Agustus 2019 hingga 6 September 2019 di Hotel Ibis Budget Daan Mogot, Jakarta. Untuk malam Grand Final pemilihan PPI 2019 dan P3N 2019 akan diselenggarakan di Auditorium TVRI di Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta pada Jumat (6/9) malam. “Malam Grand Final akan disiarkan langsung oleh TVRI dan El John TV pada pukul 19.00 WIB,” tandasnya. (arh)





























