Rabu, 18 September 19

Pariwisata Cara Tercepat Raup Devisa

Pariwisata Cara Tercepat Raup Devisa
* Acara sosialisasi sadar wisata di Desa Adat Peken, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, Sabtu (22/6/2019). (Foto: Kemenpar)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pariwisata merupakan salah satu program primadona pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) untuk meraup devisa. Agar pariwisata semakin cemerlang pemerintah melalui  Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sangat getol mempromosikan objek-objek wisata unggulan di berbagai daerah.

Selain itu Kemenpar pun dengan penuh semangat menyosialisasikan sadar wisata kepada masyarakat.

Kemenpar menginginkan masyarakat dan para pengelola desa wisata semakin sadar wisata sehingga kian profesional dalam menyambut dan melayani lebih banyak wisatawan ke daerahnya.

Hal itu itu disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ni Wayan Giri Adnyani di Desa Adat Peken, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, Sabtu (22/6/2019).

 

Baca juga:

Menpar Berharap BBTF 2019 Bisa Mendunia

Pembangunan KEK Pariwisata Belitung Menuju Terwujudnya ‘Bali Baru’

Bangkitkan Pariwisata Bali dan Lombok PT DHM Gelar Media Fam Trip

Emirates Hubungkan Dubai-Bali-Auckland, Momentum Positif bagi Pariwisata Bali

 

Giri mengemukakan, semakin tingginya tingkat kesadaran masyarakat akan manfaat pariwisata di daerahnya, maka akan meningkatkan profesionalitas layanan mereka terhadap wisatawan.

Maka untuk kepentingan itu Kemenpar menggelar sosialisasi sadar wisata di destinasi wisata di sejumlah desa wisata termasuk salah satunya di Desa Adat Peken.

Menurut Giri, sosialisasi ini bertujuan untuk mempersiapkan masyarakat desa wisata supaya lebih siap ketika menerima wisatawan di daerahnya.

“Pengelola desa wisata termasuk bagian penting dari langkah pengembangan destinasi, penyusunan story telling, dan pembentukan kelompok sadar wisata atau pokdarwis,” kata Giri seperti dikutip obsessionnews.com dari siaran pers kemarin, Rabu (26/6).

Upaya ini, lanjut Giri, juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola dan masyarakat desa wisata agar mampu meningkatkan dan mengembangkan desa wisata sebagai implementasi dari sinergi program pengembangan desa wisata.

Hal itu karena pengembangan desa wisata menjadi stimulus positif pertumbuhan perekonomian pedesaan.

Dalam kegiatan yang dihadiri 200 peserta itu hadir mereka yang merupakan pengelola desa wisata, pengelola homestay, pelaku pariwisata, dan anggota pokdarwis. Hadir pula sebagai narasumber Perwakilan Asosiasi Bank Sampah Indonesia Wildayanti.

Giri berharap kegiatan ini akan ada peningkatan percepatan kesejahteraan masyarakat desa.

Selain itu ia mengakui pariwisata merupakan cara tercepat untuk meraup devisa, sehingga pariwisata perlu dikembangkan dalam membangun perekonomian desa.

Kemenpar mendorong pentingnya sadar wisata kepada masyarakat pada umumnya dan khusus masyarakat di Kabupaten Tabanan.

“Sehingga mereka dapat berperan aktif menciptakan iklim yg kondusif di daerahnya,” tegasnya. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.