Minggu, 22 September 19

Menpar Nilai Pulau Rupat Cocok Jadi KEK Pariwisata

Menpar Nilai Pulau Rupat Cocok Jadi KEK Pariwisata
* Menteri Pariwisata Arief Yahya saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Selasa (20/8/2019). (Foto: Kemenpar)

Bengkalis, Obsessionnews.com –  Pulau Rupat di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, dinilai cocok untuk dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata, karena memiliki kombinasi dua industri di dalamnya, yaitu pertanian dan pariwisata.

Menteri Pariwisata  (Menpar) Arief Yahya saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Selasa (20/8/2019) mengatakan, posisi Pulau Rupat sangat strategis untuk dikembangkan menjadi KEK pariwisata.

 

Baca juga:

Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI

Menpar Arief Yahya Takjub dengan Banyuwangi Ethno Carnival 2019

Menpar Arief Yahya Sebut General Aviation Percepat Akses Destinasi Pariwisata

Pulau tersebut selain memiliki dua industri di dalamnya. Juga memiliki luas lebih kurang 1.500 km persegi dan jaraknya sangat dekat dengan Malaysia.

“Selain pariwisata, di sini juga ada sektor lain selain pariwisata, yaitu penghasil pertanian atau perkebunan, dan itu bagus, karena di KEK alangkah baiknya bila tidak hanya satu industri, minimal dua industri yang harus ada di dalamnya,” kata Menpar.

Dikutip obsessionnews.com dari siaran pers, Rabu (21/8), dalam kesempatan tersebut Arief juga mengatakan, pihaknya terus berdiskusi dengan pemerintah daerah baik Gubernur Riau hingga Bupati Bengkalis agar segera menjadikan Pulau Rupat sebagai KEK.

“Penjajakan terus dilakukan untuk dibentuknya KEK pariwisata. Karena posisi Pulau Rupat sangat strategis dengan pasar, tidak terlalu jauh dengan Malaysia, tidak sampai 1 jam perjalanan. Bandingkan dengan kawasan timur Indonesia. ini sangat dekat,” ujar Arief.

Ia mencontohkan dua potensi industri pertanian dan pariwisata bisa berbarengan membangun KEK di Rupat, seperti agrowisata, ada kelapa sawit, karet, perikanan, dan kelapa.

“Jadi ini sangat memungkinkan untuk dijadikan KEK karena gabungan dua industri itu, kita berharap ada dukungan agar Rupat bisa memperoleh status KEK Pariwisata,” tandasnya.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.