Toyota C-HR Hybrid Resmi Diluncurkan

Jakarta, Obsessionnews.com- PT Toyota Astra Motor (TAM) resmi meluncurkan Toyota C-HR Hybrid sebagai kendaraan Toyota Sport Utility Vehicle (SUV) elektrifikasi pertama yang dipasarkan secara nasional. Baca juga:Program Eco-Friendly 4 Millennial Generation, Antarkan PT Toyota-Astra Motor Raih PenghargaanBest Achiever In Ceo Private Sector Yoshihiro Nakata (Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor)Kecelakaan Mobil Setnov, PMJ Minta Keterangan PT Toyota Astra Motor President Director PT Toyota Astra Motor Yoshihiro Nakata mengatakan, kehadiran C-HR Hybrid diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi. Hal ini untuk mendukung kebijakan pemerintah mengembangkan industri kendaraan elektrifikasi di Indonesia melalui program low carbon emission vehicle (LCEV). [caption id="attachment_279775" align="alignnone" width="640"]
Kehadiran C-HR Hybrid diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi. (Foto: Iqbal/OMG)[/caption] “Kami berharap selain melengkapi line up Toyota, kehadiran varian SUV Toyota C-HR ini berdampak positif terhadap pengembangan pasar dan industri kendaraan listrik di sektor otomotif nasional seperti yang direncanakan pemerintah,” ujar Yoshihiro di The MAJ Senayan Golf, Jakarta, Senin (22/4/2019). Baca juga:Tiga Produk Toyota Sedot Perhatian Generasi MillenialToyota Luncurkan New Avanza dan New VelozToyota: Hero Project Bertujuan untuk Inspirasi Masyarakat Seperti diketahui saat ini pemerintah tengah menggodok berbagai aturan untuk mengimplementasikan program LCEV. Di antaranya pemerintah akan memberlakukakan pajak carbon (carbon tax) melalui mekanisme insentif dan dis-insentif tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPNBM) berdasarkan emisi CO2 kendaraan. Semakin rendah emisi CO2, tarif PPNBM yang dikenakan juga semakin rendah. (Bal)
Kehadiran C-HR Hybrid diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi. (Foto: Iqbal/OMG)[/caption] “Kami berharap selain melengkapi line up Toyota, kehadiran varian SUV Toyota C-HR ini berdampak positif terhadap pengembangan pasar dan industri kendaraan listrik di sektor otomotif nasional seperti yang direncanakan pemerintah,” ujar Yoshihiro di The MAJ Senayan Golf, Jakarta, Senin (22/4/2019). Baca juga:Tiga Produk Toyota Sedot Perhatian Generasi MillenialToyota Luncurkan New Avanza dan New VelozToyota: Hero Project Bertujuan untuk Inspirasi Masyarakat Seperti diketahui saat ini pemerintah tengah menggodok berbagai aturan untuk mengimplementasikan program LCEV. Di antaranya pemerintah akan memberlakukakan pajak carbon (carbon tax) melalui mekanisme insentif dan dis-insentif tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPNBM) berdasarkan emisi CO2 kendaraan. Semakin rendah emisi CO2, tarif PPNBM yang dikenakan juga semakin rendah. (Bal)




























