Selasa, 29 September 20

Kembangkan Pariwisata Danau Toba, Masyarakat Setempat Tak Boleh Jadi Penonton

Kembangkan Pariwisata Danau Toba, Masyarakat Setempat Tak Boleh Jadi Penonton
* Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutana Kusubandio bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan berkunjung ke Desa Sigapiton, Toba Samosir, Sumatera Utara, Selasa (3/3/2020). (Foto: Dok Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.comDalam kunjungan kerjanya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutana Kusubandio bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan ke Desa Sigapiton, Toba Samosir, Sumatera Utara, Selasa (3/3/2020).

Wishnutama mengaku bahagia dapat berkunjung ke Desa Sigapiton dan melihat secara langsung progres pembangunan di wilayah Danau Toba.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak atas sambutannya. Selama perjalanan dari airport tadi saya lihat pemandangan yang begitu indah dan saya mendapatkan banyak sekali inspirasi,” ujar Wishnutama dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/3).

Desa Sigapiton merupakan satu dari empat desa yang masuk dalam pengembangan Kawasan Pariwisata Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba. Salah satunya, kawasan ini akan dibangun Toba Caldera Resort. Sedangkan ‘Ground breaking Toba Caldera Resort’ telah dilakukan pada 14 Oktober 2019 oleh Luhut dan sejumlah pejabat terkait.

Baca juga: Samosir Promosikan Danau Toba lewat SMI

Wishnutama mengatakan, desa yang diapit dua bukit itu menjadi perhatian Presiden sehingga secara khusus menjadi perhatian Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).  “Bapak Presiden berpesan kepada saya bahwa manfaat dari pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif harus dapat dirasakan bahkan sampai ke desa-desa,”ucapnya.

Untuk mendukung Danau Toba menjadi destinasi favorit wisatawan maka perlu adanya konektivitas dan infrastruktur yang memadai untuk mendorong dan memfasilitasi peningkatan kunjungan wisatawan nasional maupun mancanegara ke Danau Toba.

“Namun hal yang tidak kalah penting adalah pembangunan manusianya. Masyarakat setempat tidak boleh hanya menjadi penonton, namun turut aktif menjadi pelaku dan menerima dampak positif pengembangan pariwisata di daerahnya,” kata Wishnutama.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.