Senin, 24 Februari 20

Pembangunan Wisata di Labuan Bajo Harus Seirama dengan SDM

Pembangunan Wisata di Labuan Bajo Harus Seirama dengan SDM
* Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio (kemeja putih). (Foto: Dok Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan salah satu amenitas hotel yang dijadikan tempat menyelenggarakan event Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, pada Senin (20/1/2020). Jokowi meresmikan Hotel Inaya Bay dan Kawasan Marina di Labuan Bajo.

Dalam laporannya kepada Jokowi soal peresmian salah satu amenitas hotel di Labuan Bajo, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengatakan, amenitas tersebut merupakan join venture antara PT Indonesia Ferry Property dengan PT Pembangunan Perumahan untuk membangun infrastruktur Kawasan Marina Labuan Bajo.

Baca juga: Jokowi Sebut Jumlah Hotel di Labuan Bajo Masih Kurang

Dia menjelaskan, Hotel Inaya Bay Komodo yang memiliki 147 kamar sekelas bintang 4 ini dilengkapi multifunction hall dengan kapasitas 1.000 orang. Fasilitas hotel ini juga digunakan untuk acara wisata Meeting Incentive Conference Exhibition (MICE) di destinasi wisata super premium Labuan Bajo.

“Ini merupakan multifunction hall pertama di Labuan Bajo yang bisa menampung orang dalam jumlah besar dan bisa menjadi venue dalam berbagai event MICE,” ujar Wishnutama dalam keterangan tertulisnya yang diterima obsessionnews.com, Kamis (23/1).

Dia juga menggarisbawahi, pembangunan sarana pendukung di Labuan Bajo yang sedang gencar dilakukan, harus seirama dengan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di sana. Masyarakat setempat tidak boleh hanya jadi penonton, tetapi harus menjadi pelaku dan menerima dampak positif pembangunan pariwisata di daerah itu.

“SDM harus terus ditingkatkan keahliannya, serta kompetensinya,” tuturnya.

Baca juga: Puncak Waringin Maksimalkan Potensi Masyarakat Labuan Bajo

Dengan begitu, lanjut Wishnutama, SDM tersebut bisa dilibatkan dalam pembangunan kawasan Labuan Bajo. “Serta memberikan pelatihan bagi masyarakat setempat untuk menggarap produk-produk lokal, baik dari sisi pengemasan, desain, harga, dan lain-lain,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.