Jumat, 29 Mei 20

Awas! Gelombang Baru Pembunuhan Muslim Rohingya

Awas! Gelombang Baru Pembunuhan Muslim Rohingya
* Muslim Rohingya.

Awas! Tindakan brutal dan gila militer Myanmar dan ekstrimis Budha yang melakukan pembunuhan/genosida terhadap Muslim Rohingya bakal berlanjut lagi, meski sudah berlangsung selama 1,5 tahun terjadi penyiksaan dan pembantaian terhadap kaum muslim di negara mayoritas etnis Budha tersebut.

Gelombang baru penumpasan Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine oleh militer Myanmar dan ekstrimis Budha ini dikhawatirkan oleh Juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Pierre Perron.

IRNA melaporkan, Pierre Perron Selasa (15/1/2019), meminta pemerintah Myanmar secepatnya mempersiapkan kebebasan akses dan tanpa batas bagi pengiriman bantuan kemanusiaan kepada Muslim Rohingya.

PBB mengkhatirkan kendala akses ke desa-desa Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine karena ribuan muslim sejak awal tahun hingga kini meninggalkan rumah-rumah mereka di kawasan ini menyusul bentrokan baru.

Kejahatan dan aksi penumpasan militer serta ekstrimis Budha Myanmar terhadap Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine di barat negara ini memicu krisis kemanusiaan di kawasan tersebut.

Militer dan ekstrimis Budha selama dua tahun lalu menumpas Muslim Rohingya dan mengakibatkan ribuan orang tewas dan sekitar satu juta orang mengungsi ke Bangladesh. Sementara itu, PBB menyebut militer Myanmar pelaku aksi genosida terhadap Muslim Rohingya.

PBB mengaku khawatir atas babak baru aksi penumpasan militer Myanmar terhadap Muslim Rohingya. Seperti dilaporkan CNN, PBB menyatakan babak baru penumpasan oleh militer di Myanmar dikhawatirkan akan berujung pada peristiwa tahun 2017 dan larinya lebih dari 700 warga Muslim Rohingya.

Pemerintah Myanmar tahun 2017 menjadikan serangan ke pos polisi sebagai alasan untuk menarget Muslim Rohingya dan PBB menyebut aksi militer Myanmar beserta esktrimis Budha tersebut sebagai genosida.

Selama brutalitas militer Myanmar dan ekstrimis Budha terhadap Muslim Rohingya di Provinsi Rakhine, barat negara ini selama 1,5 tahun, lebih dari enam ribu warga Muslim tewas, delapan ribu lainnya terluka dan lebih dari satu juta jiwa mengungsi. (Pars/Red)

Baca Juga:

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.