Minggu, 22 September 19

22 Desa di Sumut Jadi Pilot Project Desa Bersinar

22 Desa di Sumut Jadi Pilot Project Desa Bersinar
* Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Heru Winarko mencanangkan Desa Bersih Narkoba (Bersinar) di Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (19/8/2019). (Foto: BNN)

Medan, Obsessionnews.com – Kepala desa adalah bapak masyarakat yang bertanggung jawab penuh terhadap seluruh warga masyarakat yang dipimpinnya, termasuk apabila terjadi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di wilayahnya.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Heru Winarko dalam sambutannya saat pencanangan Desa Bersih Narkoba (Bersinar) di Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), Senin (19/8/2019).

 

Baca juga

BNN-UNODC Satukan Pandangan Aparat Penegak Hukum dalam Penanganan Kasus Narkotika

Kepala BNN Imbau 8.000 Mahasiswa Baru USU Jauhi Narkoba

Kepala BNN Bersilaturahmi dengan Forkompimda Sumut

 

Baca juga:

Jokowi Minta Heru Winarko Bawa Integritas KPK ke BNN

Jokowi Minta Heru Winarko Bawa Integritas KPK ke BNN

Jokowi Lantik Heru Winarko Sebagai Kepala BNN

 

“Semoga bapak-bapak kepala desa akan selalu ingat amanah yang dipegang. Mari kita menjaga wilayah kita dari narkoba dan kita niatkan apa yang kita lakukan sebagai ibadah,” tutur Heru.

Dikutip obsessionnews.com dari siaran pers, Selasa (20/8), disebutkan sebanyak 22 desa menjadi pilot project dalam program Desa Bersinar di Sumut. Desa-desa tersebut nantinya akan memiliki posko dengan jadwal piket patroli yang diisi oleh anggota Polsek, Koramil, BNN, serta relawan.

Pencanangan Desa Bersinar ini dilakukan di beberapa lokasi yang memikili kerentanan dan kerawanan terhadap penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba. Selain program Desa Bersinar, di daerah-daerah tersebut juga akan dibuat program pemberdayaan alternatif dan rehabilitasi berbasis masyarakat.

Heru berharap seluruh program tersebut tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi juga akan menjadi program yang berkelanjutan. Apalagi mengingat angka prevalensi Sumut menempati posisi kedua nasional dan banyak didapati kasus-kasus peredaran gelap narkotika. Dengan adanya program desa bersinar diharapkan dapat mengubah daerah-daerah rawan tersebut menjadi daerah yang benar-benar bersih dari narkoba. (bnn/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.