Enak Latihan Pingpong di GOR Tiga Dewi

Enak Latihan Pingpong di GOR Tiga Dewi
Bekasi, Obsessionnews.com – Di Kota Bekasi, Jawa Barat, terdapat banyak tempat latihan tenis meja atau pingpong. Salah satu tempat latihan tenis meja yang terkenal adalah Gedung Olah Raga (GOR) Tiga Dewi, yang berlokasi di Jl. Tulip I Griya Timur Indah Blok A1 No 1 Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Untuk mempermudah menuju ke GOR Tiga, silakan klik KTM KRB (Tiga Dewi) di google map.   Baca juga:Edi Sugiharto Sukses Kelola Tiga DewiTiga Dewi Kembali Gelar Liga TakasiTiga Dewi Ukir Prestasi Cemerlang   GOR Tiga Dewi milik Edi Sugiharto. Ia pernah memperkuat tim Lampung dalam Pekan Olahraga Nasional (PON). Edi menjadi pelatih di GOR tersebut. [caption id="attachment_302762" align="alignleft" width="319"] Edi Sugiharto, pemilik GOR Tiga Dewi, Kota Bekasi. (Foto: Arif RH/Obsession News)[/caption] Siapa pun boleh latihan di GOR yang buka tiap hari ini dari pukul 08.00 WIB – 24.00 WIB. Adapun biaya latihan Rp 10.000 sekali kunjungan. Sedangkan yang menjadi anggota membayar Rp 150.000/bulan dan bebas bermain tiap hari. Selain itu bagi yang berminat dilatih khusus oleh Edi Sugiharto dikenakan biaya. Untuk kelas Reguler latihan pada Senin-Sabtu pukul 19.00 – selesai. Biaya Rp 50.000/datang. Sedangkan untuk kelas privat jadwal latihan bebas, waktu latihan 2 jam dengan biaya Rp 150.000/datang. GOR Tiga Dewi menyatu dengan rumah Edi. Di tempat ini terdapat lima meja. Di tempat ini ada kantin yang menjual makanan dan minuman. Juga terdapat musola di belakang GOR. Petenis meja senior Bekasi Suliyantoro  salah seorang yang sering latihan di GOR Tiga Dewi. “Enak latihan di Tiga Dewi. Ada kantin. Ada musola. Juga ada tempat untuk beristirahat,” kata Suli, panggilan akrabnya, dalam pertemuan dengan komunitas tenis meja Ping TV (Pinggiran Tapi Visioner) Robek (Rombongan Bekasi) di GOR Tiga Dewi, Minggu (26/1/2020). Halaman selanjutnyaInspiratif Edi Sugiharto salah seorang tokoh tenis meja yang inspiratif.  Edi lama malang-melintang sebagai petenis meja di tingkat nasional. Ia kemudian fokus mencurahkan waktunya sebagai pelatih. Edi menyewa tempat di Gedung PGRI yang terletak di belakang kantor Wali Kota Bekasi untuk melatih anak-anak pada tahun 2000. Selama 15 tahun Edi melatih di tempat itu. Tak sedikit anak didiknya yang berprestasi. Dua orang di antaranya yang paling menonjol adalah Natasha Dewi Fourtena dan Bima Abdi Negara. Natasha adalah anak sulung Edi. Gadis kelahiran 14 Desember 1997 ini mengharumkan nama Kota Bekasi di ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XII 2014 bersama timnya, menyumbangkan tiga medali perunggu. Saat ini Natasha kuliah di Korea Selatan dan tergabung di klub tenis meja terkemuka di negeri ginseng tersebut. Sementara itu Bima Abdi Negara saat ini tercatat sebagai pemain nasional. “Saya melatih Bima saat dia kelas 2 SMP. Saya bersyukur Bima menjadi pemain nasional,” kata Edi kepada obsessionnews.com beberapa waktu lalu. Halaman selanjutnyaTentang Nama Tiga Dewi Setelah 15 tahun menyewa tempat di Gedung PGRI, Edi mengalihkan latihan ke Tiga Dewi miliknya. Secara resmi aktivitas di GOR Tiga Dewi dimulai pada 15 Desember 2015. Nama GOR Tiga Dewi mengambil nama dari ketiga anaknya, yakni Natasha Dewi Fourtena (Natasha), Dewi Wulanjari Sugiharto (Anjar), dan Dewi Tri Kurniantari Sugiharto (Ananta). Bakat pingpong Edi bukan hanya menular ke Natasha, tapi juga ke Anjar dan Ananta. Di GOR inilah Edi yang didampingi istrinya, Zettiana Isye Widyaningrum, melatih anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Edi sukses mengelola GOR Tiga Dewi. Terbukti GOR milik pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur, ini selalu ramai tiap hari dari pagi hingga malam. Di GOR ini sering diadakan berbagai turnamen yang diikuti para petenis meja di kawasan Jabar dan DKI Jakarta. Yang populer adalah Liga Tenis Meja Amatir Bekasi (Takasi) yang digelar tiga kali dalam setahun sejak 2016. Sejumlah pihak menyebut Liga Takasi salah satu turnamen tenis meja terbaik di Bekasi. Ya…..Edi Sugiharo yang pernah menjadi pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Bekasi benar-benar memiliki semangat luar biasa memajukan dunia tenis meja di daerahnya. (Arif RH)