Rabu, 20 November 19

Edi Sugiharto Sukses Kelola Tiga Dewi

Edi Sugiharto Sukses Kelola Tiga Dewi
* Edi Sugiharto. (Foto: Arif RH/obsessionnews.com)

Edi Sugiharto salah seorang tokoh tenis meja yang inspiratif di Kota Bekasi, Jawa Barat. Edi lama malang-melintang sebagai petenis meja di tingkat nasional. Ia kemudian fokus mencurahkan waktunya sebagai pelatih.

Edi menyewa tempat di Gedung PGRI yang terletak di belakang kantor Wali Kota Bekasi untuk melatih anak-anak pada tahun 2000. Selama 15 tahun Edi melatih di tempat itu. Tak sedikit anak didiknya yang berprestasi. Dua orang di antaranya yang paling menonjol adalah Natasha Dewi Fourtena dan Bima Abdi Negara.

Natasha adalah anak sulung Edi. Gadis kelahiran 14 Desember 1997 ini mengharumkan nama Kota Bekasi di ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XII 2014 bersama timnya, menyumbangkan tiga medali perunggu. Saat ini Natasha kuliah di Korea Selatan dan tergabung di klub tenis meja atau pingpong terkemuka di negeri ginseng tersebut.

Sementara itu Bima Abdi Negara saat ini tercatat sebagai pemain nasional.

“Saya melatih Bima saat dia kelas 2 SMP. Saya bersyukur Bima menjadi pemain nasional,” kata Edi kepada obsessionnews.com baru-baru ini.

 

Baca juga:

Takasi Ajang Unjuk Gigi Petenis Meja Berprestasi Nasional

Wartawan OMG Juara III Liga Takasi III/3 2018

Tiga Dewi Kembali Gelar Liga Takasi

Tiga Dewi Ukir Prestasi Cemerlang

 

Setelah 15 tahun menyewa tempat di Gedung PGRI, Edi mengalihkan latihan ke Gedung Olah Raga (GOR) Tiga Dewi miliknya, yang menyatu dengan rumahnya, yakni di Jl Tulip Blok A1 No 1 Griya Timur Indah, Kelurahan Mustikajaya, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Secara resmi aktivitas di GOR Tiga Dewi dimulai pada 15 Desember 2015.

Nama GOR Tiga Dewi mengambil nama dari ketiga anaknya, yakni Natasha Dewi Fourtena (Natasha), Dewi Wulanjari Sugiharto (Anjar), dan Dewi Tri Kurniantari sugiharto (Ananta). Bakat pingpong Edi bukan hanya menular ke Natasha, tapi juga ke Anjar dan Ananta.

Di GOR inilah Edi yang didampingi istrinya, Zettiana Isye Widyaningrum, melatih anak-anak, remaja, dan orang dewasa.

Edi sukses mengelola GOR Tiga Dewi. Terbukti GOR milik pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 48 tahun lalu ini selalu ramai tiap hari dari pagi hingga malam. GOR ini terbuka untuk umum dengan ketentuan membayar Rp 10 ribu sekali kunjungan. Sedangkan untuk latihan bola banyak yang langsung ditangani Edi ada biayanya sendiri.

Di GOR ini sering diadakan berbagai turnamen yang diikuti para petenis meja di kawasan Jabar dan DKI Jakarta. Yang populer adalah Liga Tenis Meja Amatir Bekasi (Takasi) yang digelar tiga kali dalam setahun sejak 2016. Sejumlah pihak menyebut Liga Takasi salah satu turnamen tenis meja terbaik di Bekasi.

Ya…..Edi Sugiharo yang pernah menjadi pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Bekasi benar-benar memiliki semangat luar biasa memajukan dunia tenis meja di daerahnya. (Arif RH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.