Minggu, 22 September 19

Fahira Sebut Ide Menarik Bekasi dan Depok Ingin Gabung Jakarta

Fahira Sebut Ide Menarik Bekasi dan Depok Ingin Gabung Jakarta
* Wakil Ketua Komite I DPD RI Fahira Idris. (Foto: Twitter @fahiraidris)

Jakarta, Obsessionnews.com – Wacana pembentukan daerah otonom baru baru (DOB) bernama Provinsi Bogor Raya semakin santer terdengar. Bahkan kajiannya sudah mulai dilaksanakan dan akan tuntas pada akhri tahun ini. Setidaknya terdapat 10 kabupaten/kota yang digagas akan menjadi bagian dari rencana provinsi baru ini. Dua di antaranya adalah Kota Bekasi dan Kota Depok. Namun, jika provinsi baru ini benar terwujud, kedua kepala daerah di kota ini lebih memilih bergabung dengan Provinsi DKI Jakarta.

 

Baca juga:

Tanah di Jakarta Turun 4 Meter dalam 40 Tahun Terakhir, Apa Penyebabnya?

Art Week 2019 Ramaikan Jakarta

Pertunjukan Arkadewi Karya Mahasiswa LSPR Jakarta Angkat Budaya Jawa Tengah

 

Anggota DPD RI dari DKI Jakarta Fahira Idris mengungkapkan keinginan Bekasi dan Depok ingin bergabung dengan Provinsi Jakarta merupakan ide yang menarik dan perlu dijajaki. Jika ke depan niat ini terealisasi dan direstui Pemerintah Pusat dipastikan akan ada akselerasi yang baik, tidak hanya bagi Jakarta tetapi juga bagi Depok dan Bekasi terutama dari sisi transportasi, permukiman, pendidikan, dan pelayanan publik, tata kota dan bidang lainnya.

“Dari sisi ekonomi, saya yakin akan tumbuh sentra-sentra ekonomi baru yang tentu muaranya membuat kehidupan rakyat menjadi lebih baik. Niat Bekasi dan Depok ingin berbagung ke Jakarta ini patut dipertimbangan Pemerintah Pusat,” ujar Fahira melalui keterangan tertulis yang diterima obsessionnews.com, Rabu (21/8/2019).

 

Baca juga:

Daftar Sejak 2010, Wakil Wali Kota Bekasi Belum Dipanggil Beribadah Haji

Wakil Wali Kota Bekasi Lepas Jemaah Haji

Rayakan Ulang Tahun, LSPR Teken MoU dengan Pemkot dan Polres Bekasi

 

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.