Australia Gugat Pembantaian Muslim Rohingya oleh Rezim Myanmar !!

Meski Indonesia tidak terdengar melakukan protes keras terhadap pembantaian muslim Rohingya oleh rezim Myanmar, namun justru Australia yang memprotes keras dan menggugat tindakan rezim Myanmar tersebut. Para pengacara di Australia mengajukan penuntutan terhadap Memimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi atas tuduhan melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan. Suu Kyi sedang berada di Australia untuk menghadapi KTT ASEAN-Australia di Sydney, dan sejumlah pengacara Melbourne telah mengajukan tuntutan ke pengadilan terhadap pejabat Myanmar itu atas tuduhan terlibat kejahatan anti-kemanusiaan. Demikian dilaporkan kantor berita ISNA, Sabtu (17/3/2018). Lebih dari 650.000 Muslim Rohingya menyeberang ke Bangladesh sejak Agustus 2017 untuk melarikan diri dari kekerasan sistemik, yang dilakukan militer Myanmar termasuk pembunuhan, pemerkosaan, dan pembakaran desa-desa. [caption id="attachment_208782" align="alignnone" width="640"]
AFP - Seoang pengungsi Rohingya di Kuala Lumpur menaruh sandalnya di atas poster pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi -yang bermakna mengungkapkan kemarahan berdasarkan budaya Asia selatan. (BBC)[/caption] Ron Merkel QC, seorang pengacara Melbourne dan mantan hakim pengadilan federal bersama beberapa pengacara lain, mengatakan bahwa ada banyak laporan saksi yang dapat dipercaya tentang kejahatan ekstensif dan sistematis terhadap populasi Muslim Rohingya oleh militer Myanmar, termasuk pembunuhan ekstra-yudisial, penghilangan, kekerasan, pemerkosaan, penahanan yang tidak sah, dan penghancuran properti dan seluruh desa. "Suu Kyi telah gagal untuk menggunakan otoritasnya, dan oleh karena itu, membiarkan pasukan keamanan Myanmar secara paksa menyingkirkan warga Rohingya dari rumah mereka," tegas Ron Merkel. (ParsToday) Baca Juga:
AFP - Seoang pengungsi Rohingya di Kuala Lumpur menaruh sandalnya di atas poster pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi -yang bermakna mengungkapkan kemarahan berdasarkan budaya Asia selatan. (BBC)[/caption] Ron Merkel QC, seorang pengacara Melbourne dan mantan hakim pengadilan federal bersama beberapa pengacara lain, mengatakan bahwa ada banyak laporan saksi yang dapat dipercaya tentang kejahatan ekstensif dan sistematis terhadap populasi Muslim Rohingya oleh militer Myanmar, termasuk pembunuhan ekstra-yudisial, penghilangan, kekerasan, pemerkosaan, penahanan yang tidak sah, dan penghancuran properti dan seluruh desa. "Suu Kyi telah gagal untuk menggunakan otoritasnya, dan oleh karena itu, membiarkan pasukan keamanan Myanmar secara paksa menyingkirkan warga Rohingya dari rumah mereka," tegas Ron Merkel. (ParsToday) Baca Juga:- PBB: Facebook Picu Kekerasan Bantai Muslim Rohingya
- PBB Sesalkan Dunia Telah Kecewakan Muslim Rohingya
- PBB : Pembantaian Muslim Rohingya di Myanmar ‘Disponsori Negara’
- Amnesty International : Rezim Myanmar Rampok Desa Muslim Rohingya
- Biarkan Pembantaian Muslim Rohingya, Penghargaan HAM Suu Kyi dicopot!
- PBB: Myanmar Lakukan Genosida Bantai Muslim Rohingya
- Foto Satelit Desa Muslim Rohingya Dibuldoser Rezim Myanmar
- Hilangkan Bukti Pembantaian Muslim, Myanmar Buldoser Kuburan Massal Rohingya
- Pembunuhan Muslim Rohingya Paling Menguncang Dunia!
- Rezim Biadab! Selidiki Permbunuhan Muslim Rohingya, Wartawan Ditahan
- Awas!! Genosida, Pembunuhan Muslim Rohingya Berlanjut
- PBB Temukan Kuburan Massal, Pembunuhan Genosida Muslim Rohingya
- Tak Ada Jaminan Keselamatan Muslim Rohingya di Myanmar
- Genosida terhadap Muslim Rohingya Masih Berlangsung
- PBB: Kondisi Muslim Rohingya Masih Memprihatinkan
- Kampret! Suu Kyi Malah Dukung Pembantaian Muslim Rohingya
- Ditemukan Kuburan Massal Muslim Rohingya di Myanmar
- Krisis Rohingya: Mereka yang Dipukuli dan Dibakar
- Siksa Muslim Rohingya, Tentara Myanmar Malah Dilindungi
- Muslim Rohingya Disiksa, Malaysia Ancam Tarik Investasinya di Myanmar
- Pemerintah Myanmar Sita Hasil Panen Petani Rohingya
- AS Cuma Kecam, Tidak Ada Inisiatif Akhiri Krisis Myanmar
- PBB Akui Pembantaian Sistematis Muslim Rohingya
- Pengungsi Rohingya di Bangladesh Capai 590 Ribu
- Setiap Pekan 12.000 Anak-anak Rohingya Tiba di Kamp Penuh Sesak
- UNICEF Peringatkan Kondisi Buruk Pengungsi Rohingya
- Israel Akui Berperan dalam Genosida Muslim Rohingya
- PBB Sengaja ‘Diamkan’ Pembantaian Muslim Rohingya di Myanmar?
- PBB: Penyiksaan Muslim Rohingya, Mimpi Buruk Kemanusiaan
- Biadab! Orang Buddha Myanmar Halangi Bantuan Rohingya
- Muslim Rohingya Dibantai, Suu Kyi Masih Saja Menipu!
- Tragedi di Myanmar, Genosida Terorganisir terhadap Umat Islam
- Kampret! Mendagri India Usir Muslim Rohingya
- Pembantaian Muslim Myanmar, Contoh Nyata Genosida
- Pengungsi Rohingya Sebut Omongan Suu Kyi Penipuan!
- Serangan atas Muslim Berlanjut, Komandan Militer Myanmar Biadab!
- Forjim Bongkar Penyesatan Opini Kaum Liberal tentang Konflik Rohingya
- Militer Myanmar Sengaja Bakar Desa-desa Muslim Rohingya
- Myanmar Tidak Ijinkan IRC Mengkases Muslim Rohingya
- UNICEF Peringatkan Bahaya Kematian 200 Ribu Anak Rohingya
- Negara-negara Islam Harus ‘Boikot’ Myanmar !!
- Bungkam, Aung San Suu Kyi Dikecam 5 Peraih Nobel Perdamaian
- Militer Myanmar Mulai Serang Masjid-masjid di Rakhine
- Pokok-pokok Pikiran Majelis Nasional KAHMI tentang Masalah Rohingya
- Forum Parlemen Dunia Kutuk Genosida Rohingya, India Marah
- Media Myanmar Sebarkan Berita Bohong Soal Rohingya
- The Telegraph: Militer Myanmar Bantai Muslim
- Tentara Myanmar Tembaki Ratusan Muslim Rohingya, Perempuan dan Anak-anak
- Pengacara Muslim Myanmar Tewas Diteror





























