Kamis, 23 Januari 20

Perumahan Berbasis Komunitas Bagi ASN dan TNI/Polri Dikembangkan Kementerian PUPR di Palembang

<span class=Perumahan Berbasis Komunitas Bagi ASN dan TNI/Polri Dikembangkan Kementerian PUPR di Palembang">
* Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong peningkatan kepemilikan rumah bagi semua kalangan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). (Foto: Kementerian PUPR)

Palembang, Obsessionnews.com  – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mendorong peningkatan kepemilikan rumah bagi semua kalangan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Salah satu upaya yang dilakukan adalah pembangunan perumahan berbasis komunitas untuk komunitas profesi tertentu, salah satunya bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI dan Polri.

 

Baca juga:

Jokowi Akan Bangun Perumahan untuk Tukang Cukur di Garut

2019 Holding BUMN Infrastruktur dan Perumahan Segera Terealisasi

Ini Target Pembiayaan Perumahan BTN di 2019

 

Direktur Jenderal (Dirjen) Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi AH mengatakan, pembangunan perumahan berbasis komunitas diperuntukan bagi komunitas profesi tertentu yang belum pernah mendapatkan program subsidi pembiayaan perumahan dari Pemerintah. Salah satu perumahan yang akan dibangun dan disiapkan untuk ASN, TNI dan Polri adalah Perumahan Bhayangkara Praja Sriwijaya (BPS) Land di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Sementara itu Direktur Rumah Umum dan Komersial (RUK) Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Yusuf Hariagung menuturkan, perumahan BPS Land merupakan salah satu lokasi perumahan yang dipersiapkan oleh pemerintah sebagai lokasi pembangunan rumah berbasis komunitas, di antaranya ASN, dan anggota TNI/ Polri.

Dukungan Kementerian PUPR berupa fasilitasi bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) seperti jalan lingkungan.

“Skema pembangunan perumahan berbasis komunitas merupakan kolaborasi Kementerian PUPR, pemerintah daerah dan pengembang lokal serta perbankan,” ujar Yusuf seperti dikutip obsessionnews.com dari siaran pers, Selasa (23/7/2019).

Ia menambahkan pembangunan rumah ini merupakan salah satu upaya mencapai target program Satu Juta Rumah sebanyak 1.250.000 pada 2019. Menurutnya, berdasarkan data yang masuk usulan bantuan pembangunan rumah berbasis komunitas di berbagai daerah seluruh Indonesia tahun 2020 yakni sebanyak 10.000 rumah.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Provinsi Sumsel Basyaruddin Akhmad mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel siap berkolaborasi dengan Kementerian PUPR untuk mengentaskan rumah tidak layak huni di Palembang.

“Kita sudah siapkan empat rumah contoh. Insya Allah pada tahun 2020 akan kita buat drainase, serta jalan lingkungannya dibantu Kementerian PUPR,” kata Basyaruddin.

Pemerintah daerah dan Kementerian PUPR, lanjutnya, bersemangat untuk membangun rumah layak huni dan terjangkau melalui di 3 skema, yakni skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), dan perumahan berbasis komunitas. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.