Kamis, 9 April 20

Pemerintah Tetapkan Insentif di Sektor Pariwisata Secepatnya

Pemerintah Tetapkan Insentif di Sektor Pariwisata Secepatnya
* Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio. (Foto: Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.comPemberian stimulus atau insentif bagi sektor pariwisata Indonesia untuk merespons dampak wabah virus corona akan ditetapkan secepatnya oleh pemerintah. Namun besaran perhitungan diskon masih belum ditetapkan, antara 25-30 persen ke destinasi-destinasi wisata di Indonesia, seperti Bali, Likupang, Sulawesi Utara, Bintan, Batam, Yogyakarta, Lombok, Labuan Bajo, dan destinasi wisata lainnya.

“Minggu ini kita tetapkan, Karena besok kami rapat lanjutan. Pemberian insentif ini ke seluruh industri pariwisata tidak hanya maskapai saja,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/2/2020).

Baca juga: Menparekraf Dorong Maskapai Isi Slot Kosong Penerbangan ke China

Dengan begitu, pihaknya berupaya untuk mengambil kebijakan komprehensif yang melibatkan Kementerian atau lembaga lain yang terkait dan tidak parsial. “Kami akan koordinasi dengan kementerian terkait, agar diskon yang diberikan akan efektif sehingga memberikan dampak pariwisata serta menggerakan pariwisata nusantara,” katanya.

Wishnutama juga menjelaskan pemberian insentif juga berlaku bagi maskapai penerbangan, hal tersebut mendorong maskapai segera mengisi kekosongan slot penerbangan di sejumlah bandara.

“Itu juga salah satu yang kita lakukan. Misalnya memberikan diskon harga ‘landing fee’ yang lebih murah. Atau harga ‘fuel’ yang lebih murah atau kompetitif. Hal itu kita masih bahas. Ini banyak sekali komponen untuk menyelamatkan industri pariwisata kita,” katanya.

Seperti diketahui, Wishnutama juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan 33 maskapai yang beroperasi di Indonesia. Kemenparekraf berencana memberikan bantuan promosi dengan membuat bundled package penerbangan, akomodasi, dan atraksi dengan harga yang kompetitif, bekerja sama dengan Online Travel Agent (OTA) dan juga Travel Agent/Tour Operator (TA/TO). Selain itu juga memberikan bantuan promosi dengan skema joint promotion.

Tak hanya Wishnutama, Presiden RI Joko Widodo juga membahas mengenai upaya pemerintah untuk mengatasi dampak wabah virus corona terhadap sektor pariwisata. Salah satu upaya yang sedang dipertimbangkan oleh pemerintah adalah pemberian diskon atau insentif, baik untuk wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusantara (wisnus). (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.