Jumat, 22 November 19

Pembangunan Infrastruktur Dasar Ibu Kota Baru Dimulai Pertengahan 2020

Pembangunan Infrastruktur Dasar Ibu Kota Baru Dimulai Pertengahan 2020
* Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kiri) bersama Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro di Istana Negara, Senin (26/8/2019). (Sumber  foto: pu.go.id)  

Jakarta, Obsessionnews.com –  Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan hasil kajian pemerintah mengenai lokasi ideal bagi pembangunan ibu kota baru Republik Indonesia. Melalui serangkaian kajian selama tiga tahun belakangan, Jokowi menetapkan dua wilayah di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai lokasi pembangunan ibu kota baru.

“Hasil kajian-kajian tersebut menyimpulkan bahwa lokasi ibu kota baru yang paling ideal adalah di sebagian Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur,” kata Jokowi di Istana Negara, Senin (26/8/2019).

 

Baca juga:

Ibu Kota Baru Butuh 180 Ribu Hektare, Pemerintah Janji Tidak Rusak Hutan

Ini 5 Alasan Jokowi Pilih Kaltim Sebagai Ibu Kota Negara yang Baru

Jokowi: Ibu Kota Pindah Karena Beban Jakarta dan Pulau Jawa Terlalu Berat

 

Hadir dalam acara tersebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Gubernur Kaltim Isran Noor.

Dikutip obsessionnews.com dari situs pu.go.id, Selasa (27/8), Basuki mengungkapkan, proses pembangunan lokasi ibu kota baru terbagi menjadi tiga  kluster proses persiapan dan pembangunan. Pertama, untuk desain kawasan dan tata ruang ibu kota baru ditargetkan selesai hingga pertengahan tahun 2020.

“Kedua, untuk prasarana dasar seperti jalan, bendungan, instalasi pengolahan air, dan sanitasi akan dilakukan desain mulai sekarang, sampai pertengahan tahun 2020 kita mulai pembangunanan fisiknya (groundbreaking) karena lokasinya sudah ada. Proses design and build sama seperti yang dilakukan saat merenovasi GBK (Gelora Bung Karno), sehingga dengan inovasi tersebut dapat dilakukan dengan cepat,” tuturnya.

Ketiga, akan dilakukan pembangunan gedung-gedung pusat pemerintahan. Menurutnya, pembangunan gedung pemerintahan butuh desain dan arsitektural yang sangat baik, sehingga harus lebih hati-hati dalam merancangnya.

 

Baca juga:

Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Tidak Ada Jaminan Ekonomi di Indonesia Timur Akan Menggeliat

Ibu Kota Indonesia Akhirnya Pindah Ke Kaltim

5 Negara yang Sukses Memindahkan Ibu Kota

 

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.