Jumat, 2 Desember 22

Cetak Petinju Berprestasi di Kota Tua, Sekaligus Promosikan Destinasi Wisata Jakarta

Cetak Petinju Berprestasi di Kota Tua, Sekaligus Promosikan Destinasi Wisata Jakarta
* Anggota DPD RI yang juga Ketua Umum Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) Fahira Idris bersama Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) DKI Jakarta menggelar Kejuaraan Tinju Amatir Piala Bang Japar di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta, Minggu (25/8/2022). (Foto: Fahira Idris)

Obsessionnews.com – Anggota DPD RI yang juga Ketua Umum Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) Fahira Idris bersama Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) DKI Jakarta menggelar Kejuaraan Tinju Amatir Piala Bang Japar di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta, Minggu (25/8/2022). Kejuaraan ini sebagai  upaya mencari dan mencetak bibit-bibit baru atlet tinju nasional, dan sekaligus mempromosikan daya tarik Kawasan Kota Tua yang baru saja selesai direvitalisasi, dan kini bernama Batavia sebagai destinasi wisata unggulan Jakarta.

 

Baca juga:

Car Free Day Digelar di Kota Tua Jakarta

Anies Sebut Revitalisasi Kota Tua Dirancang untuk Memanusiakan Pejalan Kaki

Tokoh Betawi Jadi Nama Jalan, Anies Bukan Hanya Membangun Kota Tapi Juga Membangun Rasa Bangga Warga

Daud Yordan Kebanggaan Indonesia dan Permatanin

 

 

 

Fahira menjelaskan alasan dipilihnya olahraga tinju sebagai ajang kompetisi, yakni karena Indonesia sejatinya memiliki calon-calon atlet tinju potensial yang berpotensi mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Selain itu juga karena tinju banyak diminati oleh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan. Sementara dipilihnya Kawasan Kota Tua Jakarta sebagai lokasi pertandingan adalah sebagai upaya mempromosikan Kawasan Kota Tua sebagai heritage tourism, mendukung pengembangan sport tourism,  dan menyalurkan minat dan energi generasi anak muda Jakarta agar terhindar dari kegiatan kontraproduktif seperti tawuran, miras dan narkoba.

“Jadi ini (Kejuaraan Tinju Amatir “Piala Bang Japar” di Kota Tua) adalah ajang perdana. Rencananya kami akan gelar secara berkesinambungan di berbagai destinasi wisata lain yang ada di Jakarta. Ke depan mungkin kami akan gelar di destinasi wisata lain misalnya di pantai-pantai yang ada di Jakarta. Kita punya banyak bibit-bibit petinju muda potensial yang harus difasilitasi salah satunya lewat kompetisi yang berkesinambungan,” ujar Fahira di sela-sela pertandingan Kejuaraan Tinju Amatir Piala Bang Japar di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta.

Senator dari DKI Jakarta ini menambahkan, tinju juga menjadi medium yang tepat bagi anak-anak muda menyalurkan minat dan bakatnya agar terhindar dari kegiatan kontraproduktif seperti tawuran, miras dan narkoba.

Dikutip dari siaran pers, Senin (26/9), disebutkan Ketua Umum Pertina DKI Jakarta Hengky Silatang mengapresiasi inisiatif Fahira dan Ormas Bang Japar menggelar kejuaraan ini. Hengky mengungkapkan, talenta orang Indonesia menjadi juara dunia tinju sangat besar. Ini dibuktikan lewat nama-nama besar petinju Indonesia yang pernah menjadi juara dunia, mulai dari Ellyas Pical yang pernah meraih sabuk juara dunia IBF Super Flyweight pada 1989, Suwito Lagola (Juara Dunia di Kelas Welter WBF pada 1995-1997), Ajib Albarado  (Juara Dunia Kelas Ringan Super WBF-Welter Junior, 1966), M. Rahman (Juara Dunia Kelas Terbang Mini IBF pada 2004-2007 dan 2011), Chris John (Juara Dunia  Kelas Bulu WBA 2003-2013), Daud Yordan (3 Gelar Juara Dunia Kelas Bulu WBO),Ongen Saknosiwi (Juara Dunia Kelas Bulu IBA, 2019) dan banyak petinju lainnya.

“Untuk olahraga tinju Indonesia mempunyai banyak talenta. Saya menyampaikan aspirasi kepada Ibu Fahira untuk disampaikan kepada Pak Gubernur agar olahraga tinju masuk ke dalam kurikulum sekolah-sekolah di Jakarta. Bukan hanya sebagai cara efektif mencegah tawuran tetapi strategi untuk menjaring bibit-bibit muda atlet tinju berprestasi dari Jakarta. Tinju adalah salah satu olahraga memiliki potensi besar di Jakarta,” ungkap Hengky.

 

Sementara itu ketua panitia dan penanggung jawab Kejuaraan Tinju Amatir “Piala Bang Japar” Aldwin Rahadian mengatakan, antusiasme warga Jakarta dan sekitarnya menyaksikan kejuaraan ini sangat tinggi. Sekitar 3.000 penonton menyaksikan langsung para atlet tinju berkompetisi dari pukul 09.00 hingga 18.00 WIB sembari menikmati eksotisme dan keindahan Kota Tua Jakarta yang baru saja selesai ditata.

“Dari pantauan kami, antusiasme masyarakat dari Jakarta dan sekitarnya begitu tinggi menyaksikan para petinju bertanding. Konsep sport tourism yang kamu gagas mendapat apresiasi positif  dari tiga ribuan orang yang datang langsung. Kami berharap kejuaraan ini membangkitkan kembali minat masyarakat terutama generasi muda akan olahraga tinju,” ujar Aldwin.

Sebagai informasi Kejuaraan Tinju Amatir Piala Bang Japar ini terbagi dalam lima kategori yaitu: kategori mini junior usia 10-12 tahun 3 ronde (1 ronde x 1 menit);  kategori pra junior 13 -14 tahun (1,5 menit x 3 ronde); kategori junior 15 – 16 tahun (2 menit x 3 ronde); kategori youth 17 -19 tahun (3 menit x 3 ronde); dan kategori elite 19 – 40 tahun (3 menit x 3 ronde). Selain itu, kejuaraan ini juga menggunakan peraturan International Boxing Association (IBA) dan memakai sistem komputerisasi.

 

Terdapat empat Piala Bang Japar akan diberikan kepada petinju terbaik, petinju harapan, petinju favorit, dan petinju terbaik member dari anggota Bang Japar. Panitia juga  menyediakan uang pembinaan masing-masing Rp 3.000.000 untuk petinju terbaik, Rp 2.500.000 untuk petinju harapan, Rp 2.500.000 untuk petinju favorit, dan Rp 3.000.000 untuk petinju terbaik versi member anggota Bang Japar. (red/arh)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.