Senin, 14 Oktober 19

Sinergi BNN – Bea dan Cukai Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu dari Malaysia ke Kaltim

Sinergi BNN – Bea dan Cukai Gagalkan Penyelundupan 38 Kg Sabu dari Malaysia ke Kaltim
* Sinergi antara Badan Narkotika Nasional (BNN),  BNN Provinsi (BNNP) Kaltim, dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) berhasil menggagalkan penyelundupan dan peredaran gelap narkotika jenis kristal methamphetamine (sabu) di wilayah Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. (Foto: BNN)

Jakarta, Obsessionnews.com –  Badan Narkotika Nasional (BNN) menaruh perhatian khusus untuk Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kalimantan Timur (Kaltim). Hal tersebut karena Kaltara dan Kaltim merupakan daerah perbatasan darat dan laut dengan tingkat kerawanan sebagai pintu masuknya narkotika dari luar negeri yang cukup tinggi. Banyaknya jalur tikus, serta kondisi geografis yang memilik banyak pulau merupakan penyebab sulitnya menutup ruang dan pintu masuk jalur narkotika masuk ke wilayah Indonesia.

Menghadapi kondisi tersebut BNN terus menguatkan sinergi lintas instansi untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

 

Baca juga:

Masuk Zona Kuning, Sumba Timur Didorong Bentuk Badan Narkotika

Inilah Langkah Bijak Tangani Narkotika di Indonesia

BNN-UNODC Satukan Pandangan Aparat Penegak Hukum dalam Penanganan Kasus Narkotika

 

Dikutip dari siaran pers yang diterima obsessionnews.com, Senin (7/10/2019), sinergi antara BNN,  Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim, dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) berhasil menggagalkan penyelundupan dan peredaran gelap narkotika jenis kristal methamphetamine (sabu) di wilayah Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kaltim.

Pengungkapan penyelundupan sabu tersebut merupakan pengembangan dari informasi masyarakat tentang adanya pengiriman sabu dari Tawau, Malaysia menuju ke Kaltim melalui wilayah Kaltara. Setelah melakukan pengintaian secara intensif terhadap target, pada Sabtu 5 Oktober 2019 sekitar pukul 07.00 WITA, tim gabungan BNN, Kanwil DJBC Kalbagtim, KPPBC Samarinda, KPPBC Sangata dan KPPBC Tarakan menghentikan sebuah kendaraan double cabin di Jalan A. Yani, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kaltim, dan mengamankan pengemudi serta melakukan penggeledahan terhadap kendaraan tersebut.

Pada saat penggeledahan didapati dua buah tas berwarna hitam yang keseluruhannya berisi 38 kemasan plastik berisi serbuk kristal yang diduga narkotika golongan I jenis kristal methamphetamine (sabu) dengan berat brutto sekitar 38 kg. Narkotika ilegal tersebut disembunyikan di kotak kayu penyimpanan sound sistem.

 

Baca juga:

Kepala BNN Heru Winarko Ajak KNPI Maksimalkan Program Desa Bersinar

Kepala BNN Imbau Mahasiswa ITB Tidak Tertarik untuk Mencoba Narkoba

Kepala BNN Inginkan Perencanaan Berkualitas, Bukan ‘Copy Paste’

 

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.