Len Industri Terapkan Beragam Strategi Keuangan untuk Pengembangan Perusahaan Menuju Top 50 Global Defense Company

Len Industri Terapkan Beragam Strategi Keuangan untuk Pengembangan Perusahaan Menuju Top 50 Global Defense Company
Obsessionnews.com - Upaya mencapai ambisi untuk menjadi salah satu perusahaan pertahanan global terkemuka, PT Len Industri (Persero)/DEFEND ID telah menerapkan beragam strategi keuangan guna mendukung pembiayaan proyek-proyek pengembangan. Hal ini bertujuan untuk memastikan proyek-proyek tersebut memiliki dasar keuangan yang kuat, yang pada akhirnya akan berkontribusi positif terhadap perusahaan. ”Strategi pembiayaan yang digunakan mencakup berbagai aspek, mulai dari pendanaan perbankan dan non-perbankan, penerbitan Medium Term Note (MTN), Obligasi, Vendor Financing, hingga Joint Financing,”ujar Direktur Keuangan, Mitigasi Risiko & SDM PT Len Industri (Persero)/DEFEND ID Indarto Pamoengkas, dikutip dari Majalah Men's Obsession, Selasa (22/8/2023). Strategi ini diharapkan mampu mendukung proyek-proyek yang diperoleh oleh perusahaan dan menjaga keberlangsungan kesehatan finansial proyek tersebut. Indarto juga menyatakan optimisme atas dukungan kuat yang diberikan oleh pemerintah dan stakeholder. Dia meyakini bahwa dengan dukungan ini, DEFEND ID dapat mewujudkan tujuannya untuk menjadi perusahaan pertahanan yang kuat dan besar. Dalam konteks industri pertahanan saat ini, Indarto menggarisbawahi bahwa DEFEND ID menghadapi era baru. Lima industri strategis dalam bidang pertahanan telah bersatu dalam perusahaan ini untuk memberikan kontribusi terbaiknya bagi bangsa, terutama dalam bidang pertahanan negara. Ia menjelaskan bahwa kolaborasi ini memiliki tujuan untuk mengurangi ketergantungan pada impor dari luar negeri dan mendorong pengembangan industri pertahanan nasional, termasuk transfer teknologi yang signifikan. Indarto juga menekankan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam industri pertahanan dan sektor industri strategis lainnya. Menghadapi tantangan global dan potensi konflik antar negara, Indarto mengutip peribahasa latin, "Si vis pacem para bellum" yang berarti "Jika kau mendambakan perdamaian, bersiap-siaplah menghadapi perang." Dalam konteks ini, ia menekankan bahwa kekuatan pertahanan yang kuat adalah kunci untuk menjaga kedaulatan negara dan menghindari pelanggaran wilayah. Selain itu, dia juga mengajak bangsa Indonesia untuk bersama-sama memperkuat pertahanan negara melalui pengembangan industri pertahanan. Dengan tujuan agar Indonesia menjadi negara yang dihormati dan dihargai di mata negara lain, serta memiliki kemampuan mandiri dalam membangun industri pertahanan yang tangguh. Dia menjelaskan, upaya DEFEND ID dalam mengadopsi strategi keuangan dan kolaborasi dengan berbagai pihak merupakan langkah penting dalam menjalankan misi menjadi salah satu perusahaan pertahanan terbaik di tingkat global. (Poy)