UPNVJ Umumkan Pemeringkatan Kinerja Riset Dosen Berbasis SINTA, Dirangkai Peluncuran Laporan Tahunan dan Video Satu Dekade Inovasi

UPNVJ Umumkan Pemeringkatan Kinerja Riset Dosen Berbasis SINTA, Dirangkai Peluncuran Laporan Tahunan dan Video Satu Dekade Inovasi
Peluncuran Laporan Tahunan LPPM 2025 serta Video Satu Dekade Riset UPNVJ. Kegiatan ini digelar di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika UPNVJ dan disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting, pada Kamis (22/1/2026) (Foto Dok. Humas UPNVJ)

Obsessionnews.com — Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) mengumumkan pemeringkatan kinerja publikasi dosen berbasis SINTA yang dirangkai dengan peluncuran Laporan Tahunan LPPM 2025 serta Video Satu Dekade Riset UPNVJ. Kegiatan ini digelar di Auditorium Bhinneka Tunggal Ika UPNVJ dan disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting, pada Kamis (22/1/2026).

Agenda tersebut menjadi momentum reflektif sekaligus strategis bagi UPNVJ dalam mengevaluasi dinamika kinerja penelitian dosen, merespons perubahan kebijakan riset nasional, serta memperkuat ekosistem riset kampus agar lebih produktif dan berdampak bagi inovasi nasional. Pemeringkatan berbasis SINTA dipandang sebagai instrumen objektif untuk memetakan capaian publikasi ilmiah dosen sekaligus mendorong budaya riset yang berkelanjutan.

Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPNVJ, Dr. Sri Lestari Wahyuningroem, menekankan bahwa perubahan kebijakan nasional di bidang riset dan publikasi menuntut perguruan tinggi untuk semakin adaptif. Ia menegaskan pentingnya evaluasi terbuka terhadap capaian dan tantangan riset sebagai pijakan perencanaan program tahun 2026.

“Forum ini kami buka sebagai ruang refleksi bersama, untuk melihat apa yang sudah berjalan baik dan apa yang perlu diperbaiki, agar kebijakan riset ke depan semakin relevan dengan tantangan nasional dan global,” ujarnya.

Paparan Laporan Tahunan LPPM 2025 disampaikan oleh Sekretaris LPPM UPNVJ, Dr. Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi, M.Si. Dalam pemaparannya, ia mengungkapkan tren produktivitas riset dosen UPNVJ yang menunjukkan dinamika cukup beragam, baik dari sisi jumlah usulan penelitian, luaran riset, maupun kualitas publikasi ilmiah.

Berdasarkan laporan tersebut, kinerja riset antar-fakultas menunjukkan karakteristik yang berbeda. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) mencatat tren peningkatan positif dalam empat tahun terakhir, terutama pada perolehan hibah eksternal dan internasional, meskipun hibah internal masih mengalami fluktuasi. Pengelolaan jurnal di FISIP juga menunjukkan perbaikan signifikan.

Sementara itu, Fakultas Teknik (FT) mencatat lonjakan capaian paten yang cukup signifikan, mencerminkan penguatan riset terapan dan inovasi teknologi. Fakultas Kedokteran (FK) menghadapi tantangan berupa penurunan produktivitas riset, meskipun nilai hibah eksternal justru mengalami peningkatan. Adapun Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) tampil menonjol dengan peningkatan luaran riset, khususnya pada publikasi prosiding internasional serta perbaikan kualitas jurnal.

Rektor UPNVJ, Prof. Dr. Anter Venus, MA, Comm, dalam sambutannya menegaskan bahwa riset dan publikasi ilmiah merupakan jantung identitas keilmuan perguruan tinggi. Ia menekankan pentingnya membangun budaya diskusi, pertukaran gagasan, dan keberanian mengekspresikan pemikiran ilmiah melalui publikasi.

“Tren publikasi internasional UPNVJ relatif stabil, namun ruang peningkatan masih sangat terbuka. Di sisi lain, capaian hak cipta mengalami sedikit penurunan dan ini perlu menjadi perhatian bersama agar inovasi dosen terus terlindungi dan berkembang,” ungkap Anter Venus.

Peluncuran Video Satu Dekade Riset UPNVJ melengkapi rangkaian acara sebagai refleksi perjalanan riset kampus dalam sepuluh tahun terakhir, sekaligus penegasan komitmen UPNVJ untuk terus memperkuat peran riset dalam mendukung transformasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebijakan publik.

Melalui pemeringkatan berbasis SINTA, laporan tahunan, dan refleksi satu dekade inovasi, UPNVJ meneguhkan posisinya sebagai perguruan tinggi yang terus mendorong riset berkualitas, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.  (Ali)