Liburan ke Luar Negeri Jadi Tren di Kalangan Kelas Menengah Vietnam

Jakarta, Obsessionnews.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI menyelenggarakan Misi Penjualan (Sales Mission) paket wisatadi dua kota besar di Vietnam, yakn Hanoi dan Ho Chi Minh City, pada 10-11 September 2019. Dalam Misi Penjualan tersebut Kemenpar bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Hanoi untuk mempromosikan dan menjual paket-paket wisata yang ada di Tanah Air. Baca juga:Kemenpar Targetkan 123 Ribu Wisatawan Vietnam Kunjungi IndonesiaIndonesia Bukukan Potensi Transaksi Paket Wisata Rp204 Miliar di VietnamBali Destinasi Favorit Wisman Asal VietnamWah, Presiden Vietnam Menghilang Sudah Tiga MingguKemenpar Bantu Promosi Dua Rute Maskapai Vietnam Duta Besar RI untuk Vietnam Ibnu Hadi meyakini jumlah kunjungan wisatawan Vietnam ke Indonesia akan semakin meningkat seiring dengan semakin tingginya pertumbuhan kelas menengah di Vietnam. "Liburan ke luar negeri menjadi tren di kalangan kelas menengah di Vietnam, dan Indonesia harus dapat menangkap peluang ini," ujar Ibnu Hadi seperti dikutip obsessionnews.com dari keterangan resmi Kemenpar, Kamis (19/9). Misi Penjualan yang dihadiri 84 agen perjalanan dan operator tur di Hanoi dan 40 agen/operator di Ho Chi Minh City itu bertujuan untuk mendorong penjualan paket wisata 10 Destinasi Prioritas Indonesia (The 10 New Bali) ke Vietnam. Jumlah wisatawan keluar dari Vietnam pada 2018 sebesar 9.772.250 orang. Namun, jumlah turis Vietnam yang berkunjung ke Indonesia belum mencapai satu persen dari angka tersebut. Pada 2018 jumlah kedatangan wisatawan Vietnam ke Indonesia tercatat sebanyak 75.632 orang. Pada periode Januari-Juli 2019, jumlah turis Vietnam yang berkunjung ke Indonesia tercatat sebesar 53.000 orang atau meningkat sebesar 18.11 persen dari periode yang sama tahun lalu. (arh)





























