Ridwan Hisjam Ungguli Polling Calon Ketum Golkar

Jakarta, Obsessionnews.com - Empat bulan sebelum pelaksanaan Munas Partai Golkar pada Desember mendatang, nama-nama calon ketua umum Golkar sudah bermunculan. Beberapa nama yang didorong untuk maju adalah Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo, dan Ridwan Hisjam. Baca juga:Ridwan Hisjam Sebut Golkar Perlu Dipimpin Anak MudaRidwan Hisjam Masuk Salah Satu Nama Calon Pimpinan DPR dan MPRBerbagi Kasih, Ridwan Hisjam Santuni Para Anak Yatim dan Duafa Ketiga politisi ini punya basis dukungan masing-masing. Namun berdasarkan polling sementara yang dimuat dalam situs 7langit.com, nama Ridwan jauh unggul dibanding Airlangga dan Bambang. Ridwan menempati urutan pertama dengan jumlah 68,11 %. Sementara Bambang menempati urutan ke dua, yakni 23,01%, lalu di urutan ketiga ada Airlangga dengan perolehan 4,21%. Dalam polling itu bukan hanya tiga nama yang dipasang, tapi juga ada nama lain, yakni Doli Kurnia, Agus Gumiwang, Indra Bambang Utoyo, dan Yorrys Raweyai. Nama-nama tersebut tidak memperoleh suara dukungan yang signifikan. Baca juga:Satkar Ulama Golkar Temui Ma’ruf Amin, Ini yang DibahasPetinggi NasDem Sebut Kursi Ketua MPR Sahnya Milik Golkar, Bukan PKBRizki Faisal Sebut Ada yang Salah Dengan Manajemen Partai Golkar Menanggapi hal itu, Ridwan mengatakan, proses politik jelang Munas masih sangat dinamis, sehingga apa pun peristiwa politik masih banyak kemungkinan akan terjadi. Namun, ia bersyukur jika dalam polling itu, namanya menempati urutan pertama. Hal itu menandakan jika Golkar menjadi partai sangat demokratis. "Proses politik di Golkar masih sangat dinamis, jadi segala sesuatu bisa saja terjadi. Namun saya percaya bahwa ke depan Golkar mampu menjadi partai modern, yang memiliki keterbukaan, dan dalam Munas ini kita akan menuju ke arah sana," ujarnya di Jakarta, Rabu (17/7/2019). Munculnya nama-nama calon ketum Golkar saat ini, kata dia, menandakan bahwa Golkar tidak kekurangan kader untuk mengisi jabatan tersebut. Ridwan terus mendorong agar kader-kader muda tampil ikut mengambil bagian dari proses dinamika politik di Golkar. Sebab ia yakin Golkar akan kembali bangkit jika diisi oleh anak-anak muda. "Di Golkar ada banyak kader yang potensial yang siap untuk bekerja mengembalikan kejayaan Golkar menjadi partai nomor satu seperti yang pernah terjadi pada zamannya. Jadi ke depan menurut saya untuk membangun Golkar perlu ada kolaborasi antara kader muda dengan yang senior," ungkapnya. (Albar)





























