Warga Jakarta Patut Bangga Miliki Karnaval Unik dan Beragam

Jakarta, Obsessionnews.com - Jakarnaval 2019 masuk menjadi salah satu Calender of Event (CoE) pariwisata Indonesia. Jakarnaval 2019 menjadi ajang khusus untuk menampilkan keunikan budaya ibu kota negara. Baca juga:HUT ke 488 Kota Jakarta Diwarnai Jakarnaval 2015HUT Instituto Nebrija Jakarta Pamerkan Budaya Hispanik dan Bahasa SpanyolCluster Director of Marketing The Ritz Carlton Jakarta Kunjungi OMG Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Management CoE Esthy Reko Astuti yang hadir pada Jakarnaval 2019 di Jakarta, Minggu (30/6/2019), mengatakan, warga Jakarta patut berbangga diri karena memiliki karnaval yang unik dan beragam. Apalagi konsepnya sangat berbeda dengan karnaval-karnaval lainnya yang ada di Indonesia dan semakin melengkapi konsep karnaval di Tanah Air. [gallery link="file" columns="2" size="medium" ids="285060,285061"] "Jakarnaval bukan hanya berisi parade seni budaya, tetapi juga berisi berbagai keunggulan Kota Jakarta. Lihat saja parade kendaraan hias yang memamerkan ikon pariwisata dari 5 daerah di Jakarta. Belum lagi berbagai kemajuan teknologi dan pembangunan di Jakarta," tutur Esthy. Baca juga:Pariwisata Indonesia Tidak Terpengaruh Oleh Perang Dagang AS-ChinaPariwisata Cara Tercepat Raup DevisaGuru Potensial Jadi Agen Promosi Pariwisata Daerah Dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Senin (1/7), dalam kesempatan yang sama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam sambutannya, menyebut warga Jakarta akan lebih sering melihat karnaval. Karena karnaval menjadi salah satu atraksi yang menarik dalam mengundang wisatawan. Dengan itu diharapkan laju perekonomian dari kepariwisataan akan semakin kencang. [caption id="attachment_285059" align="alignnone" width="640"]
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Kemenpar)[/caption] "Kami harapkan karnaval ini menjadi karnaval yang menyenangkan, dan insya Allah warga Jakarta akan bisa lebih sering merasakan karnaval seperti ini,” ujar Anies. Ia juga menyadari ketika puluhan ribu orang berkumpul menyaksikan sebuah karnaval, maka yang sangat merasakan manfaatnya adalah mereka yang bergerak di sektor informal utamanya pelaku usaha mikro kecil. Selain itu, para penampil juga memberikan performa yang sangat atraktif misalnya penampilan kesenian Reog Ponorogo. Tampil setelah Marching band, para penari reog seolah tak kenal lelah beratraksi. Bahkan Gubernur Jakarta Anies Baswedan pun diangkat naik ke atas kepala Reog. Jakarnaval masih terus berlanjut hingga malam hari, termasuk pada malam puncak Jakarnaval 2019 di Monas. Panggung ini sangat istimewa karena menampilkan deretan artis papan atas ibukota. Ada Krisdayanti, Iwa K, Ada Band, dan Irma Darmawangsa. Sentra kuliner dan cinderamata IRTI di Monas tak sedikit pun sepi pengunjung. Begitu juga pedagang minuman kaki lima yang biasa berjualan di seputaran Monas. Semua tampak sibuk melayani wisatawan yang datang. (arh)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Kemenpar)[/caption] "Kami harapkan karnaval ini menjadi karnaval yang menyenangkan, dan insya Allah warga Jakarta akan bisa lebih sering merasakan karnaval seperti ini,” ujar Anies. Ia juga menyadari ketika puluhan ribu orang berkumpul menyaksikan sebuah karnaval, maka yang sangat merasakan manfaatnya adalah mereka yang bergerak di sektor informal utamanya pelaku usaha mikro kecil. Selain itu, para penampil juga memberikan performa yang sangat atraktif misalnya penampilan kesenian Reog Ponorogo. Tampil setelah Marching band, para penari reog seolah tak kenal lelah beratraksi. Bahkan Gubernur Jakarta Anies Baswedan pun diangkat naik ke atas kepala Reog. Jakarnaval masih terus berlanjut hingga malam hari, termasuk pada malam puncak Jakarnaval 2019 di Monas. Panggung ini sangat istimewa karena menampilkan deretan artis papan atas ibukota. Ada Krisdayanti, Iwa K, Ada Band, dan Irma Darmawangsa. Sentra kuliner dan cinderamata IRTI di Monas tak sedikit pun sepi pengunjung. Begitu juga pedagang minuman kaki lima yang biasa berjualan di seputaran Monas. Semua tampak sibuk melayani wisatawan yang datang. (arh) 




























