Selasa, 23 April 19

Ratusan Pengusaha Gelar Pesta Diskon Anti Golput

Ratusan Pengusaha Gelar Pesta Diskon Anti Golput
* Menteri Kominfo Rudiantara sedang berbicara di acara Klingking Fun di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019). (foto: Kapoy/OMG)

Jakarta, Obsessionnews.com – Ratusan pengusaha yang didukung Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kementerian Komunikasi dan lnformatika (Kominfo) serta jaringan 107 Radio Peduli Pemilu, menggelar KlingKing Fun Pesta Diskon Anti Golput. Kegiatan ini untuk menyambut dan merayakan pesta demokrasi yang digadang-gadang media internasional akan menjadi salah satu pemilihan umum terbesar di dunia.

 

Baca juga:

Ma’ruf Amin: Golput Golongan Baju Putih

Ajak Masyarakat Golput Bisa Dijerat UU ITE

Tetap Independen, Zulkifli Hasan Minta Wartawan Tak Golput

 

Ini adalah program pemberian diskon khusus untuk para warga pemilih yang telah mencoblos di TPS-TPS di seluruh Indonesia pada tanggal 17 April besok.

Besaran diskon bisa mencapai 50% dengan berbagai bentuknya. Program ini melibatkan lebih dari 250 brand dan Jaringan retail ternama, mulai dan toko online, fashion, makanan-minuman, sinema, dan banyak lainnya.

Beberapa di antaranya adalah Tokopedia, Sogo, Seibu, Wacoal, Sushi Tei, Alfamart, Cinema XXI, ACE Hardware, Electronic City, dan banyak Iainnya.

Tokoh pengusaha nasional yang telah terlibat dalam pemilu di negeri ini sejak 1971, Sofjan Wanandi, menyatakan, pemilu ini mencatat sejarah baru dalam hal partisipasi aktif pengusaha.

“Perlu dicatat, baru di pemilu ini saya melihat para pengusaha berbondong-bondong tampil terbuka mendukung dan berpartisipasi aktif. Ini bagus sekali untuk demokrasi,” papar Sofjan dalam konferensi pers  KlingKing Fun Pesta Diskon Anti Golput di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Senin (15/4/2019).

Menurutnya, pengusaha harus berani mengambil sikap di masa-masa nasib bangsa dan negara ditentukan.

“Jangan malu-malu kucing lagi. Ini sudah bukan jamannya. Indonesia harus terus kita jaga agar terus menjadi salah satu negara demokrasi terbesar di dunia,” kata Sofjan.

Setelah pemilu, lanjut dia, pengusaha harus terus aktif ikut memastikan supaya Merah-Putih, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD 1945 sudahlah final. “Tidak boleh diutak-atik Iagi,” tutupnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bekraf Triawan Munaf. Ia mengatakan, kematangan berdemokrasi sebuah negara salah satunya diukur dari partisipasi warga negaranya dalam pemilihan umum. Menurutnya, perlu cara-cara kreatif untuk ikut mendorong hal ini.

“Pemilu serentak 17 April 2019 ini harus diwarnai kegembiraan dan menebar banyak manfaat bagi warga negara dan juga dunia usaha,” kata Triawan.

Dia berharap semoga program KlingKing Fun dapat memeriahkan pesta demokrasi terbesar ini.

Sementara itu, Menteri Kominfo Rudiantara menyambut baik dan mendukung inisiatif KlingKing Fun sebagai salah satu program untuk melakukan sosialisasi pemilu dan meningkatkan partisipasi politik masyarakat.

Selama ini, kata dia, Indonesia diakui sebagai salah satu negara demokrasi terbesar. Yang ditunjukkan dengan tingkat partisipasi pemilihnya yang tinggi.

Untuk itu, jajaran Kominfo bekerja sama dengan semua media nasional dengan berbagai platform, termasuk TV-TV nasional, terus melakukan sosialisasi secara nasional.

“Agar jumlah pemilih bisa kita tingkatkan lagi pada penyelenggaraan Pilpres dan Pileg serentak di tahun 2019 ini,” ujar Rudi di acara yang sama.

“KlingKing Fun merupakan inisiatif dan terobosan yang sangat baik dan telah kami integrasikan ke dalam program sosialisasi Pemilu 2019 secara nasional,” tambahnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.