Jumat, 29 Mei 20

Pupuk Indonesia Grup Proaktif Bantu Masyarakat Selama Masa Pandemi Covid-19

Pupuk Indonesia Grup Proaktif Bantu Masyarakat Selama Masa Pandemi Covid-19
* Pupuk Indonesia bersama seluruh anak perusahaannya terus bergerak aktif membantu masyarakat dan petugas medis selama masa pandemi Covid-19. (Foto: Pupuk Indonesia)

Jakarta, Obsessionnews.com –  Berbagai pihak bahu-membahu dalam upaya mengatasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia. PT Pupuk Indonesia (Persero) termasuk yang peduli dalam penanganan virus maut tersebut.

Baca juga:

Stok Pupuk Cukup untuk Kebutuhan 2-3 Bulan

Kerja Keras Berbuah Manis, Pupuk Indonesia Sabet Penghargaan PRIA 2020

Ini Aksi IPC dalam Penanggulangan Corona

Tidak Sesuai Fatwa MUI, HNW Kritik Pemerintah Generalisasi Larangan Salat Idulfitri di Masjid Terkait Pandemi Covid-19

Pupuk Indonesia bersama seluruh anak perusahaannya terus bergerak aktif membantu masyarakat dan petugas medis selama masa pandemi Covid-19. Tercatat sampai dengan 11 Mei 2020 total bantuan yang telah digelontorkan Pupuk Indonesia Grup telah mencapai Rp 10,8 miliar.

Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana mengatakan, bantuan yang disalurkan ke masyarakat berupa paket sembako, makanan siap saji, masker, cairan pencuci tangan, thermometer gun, hingga penyemprotan disinfektan di lingkungan warga dan tempat ibadah.

“Bantuan disalurkan di masing-masing wilayah kerja anggota perusahaan Pupuk Indonesia Grup. Sejak dini kami telah proaktif membantu masyarakat dengan upaya-upaya pencegahan, hingga bantuan sejumlah bahan pangan untuk meringankan mereka yang terdampak pandemi Covid-19,” kata Wijaya seperti dikutip obsessionnews.com dari website Pupuk Indonesia.

Selain itu bantuan Pupuk Indonesia Grup juga tersalurkan kepada petugas medis. Bantuan tersebut berupa alat pelindung diri (APD), 600 ribu masker dan sarung tangan medis, face shield hingga extra food. Pupuk Indonesia sendiri mendapatkan penugasan dari Kementerian BUMN sebagai bagian dari Satuan Gugus Tugas (Satgas) Bencana BUMN di Wilayah Jakarta Barat.

Sementara itu tiga anak perusahaan Pupuk Indonesia ditunjuk sebagai Koordinator wilayah Tanggap Bencana Pandemi Covid-19 oleh Satuan Tugas Bencana Nasional Kementerian Badan’ Usaha Milik Negara (BUMN) melalui SK-77/MBU/03/2020 perihal Pembentukan Satuan Tugas Bencana Nasional BUMN tertanggal 17 Maret 2020. Ketiganya yakni PT Pupuk Iskandar Muda, PT Pupuk Sriwidjaja, dan PT Petrokimia Gresik.

“Semoga bantuan-bantuan yang kami salurkan dapat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat di tengah situasi sulit seperti saat ini,” ungkapnya.

Tak hanya itu, para produsen pupuk juga gencar melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19 kepada petani, memberikan bantuan hand sanitizer, dan masker ke kios-kios resmi pupuk, serta penyemprotan disinfektan di gudang penyangga, hingga armada transportasi pupuk.

Di Kemanggisan Jakarta Barat, contohnya, Pupuk Indonesia telah melaksanakan beragam kegiatan sosial dalam rangka mencegah penyebaran virus dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari di tengah masa pandemi Covid-19. Di antaranya yang belum lama ini dilakukan yakni membagikan 640 paket sembako, menyalurkan sedikitnya 890 paket kesehatan, 1.000 box makan siang dan 1.000 masker kepada warga Kelurahan Kemanggisan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

“Bantuan-bantuan tersebut kami bagikan secara door to door dengan didampingi oleh masing-masing Ketua RT dan para pemuda setempat. Pembagian secara door to door itu dimaksudkan guna menghindari perkumpulan massa yang berisiko terjadinya penyebaran virus,” terang Wijaya.

Hal serupa juga dilakukan di beberapa daerah oleh para anggota holding. Di Kabupaten Aceh Utara dilakukan oleh PT Pupuk Iskandar Muda, di Palembang Sumatera Selatan oleh PT Pupuk Sriwidjaja, di Jawa Timur oleh Petrokimia Gresik, di Kabupaten Karawang Jawa Barat oleh PT Pupuk Kujang, di Bontang dan Samarinda Kalimantan Timur oleh PT Pupuk Kaltim.

Para produsen pupuk tersebut secara proaktif melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan masyarakat meliputi tempat ibadah, tempat belajar dan kantor pemerintahan seperti Kantor Kecamatan, Kantor Desa, Polsek hingga Koramil. Termasuk juga bantuan langsung kepada masyarakat seperti alat kesehatan berupa masker, hand sanitizer, dan sprayer pump, makanan siap saji hingga sembako.

“Di Bontang, PT Pupuk Kaltim telah membagikan sedikitnya 132 ribu masker kain kepada masyarakat. Dimana masker kainnya sendiri dibuat oleh UKM Binaan Pupuk Kaltim di bawah supervisi Dinas
Kesehatan Kota Bontang. Sehingga hal ini sekaligus memberdayakan dan memberikan pendapatan bagi UKM di tengah kondisi ekonomi yang terdampak COVID-19,” ungkapnya.

Adapun PT Petrokimia Gresik yang aktif menyalurkan bantuan kepada masyarakat hingga sosialisasi pencegahan Covid-19 kepada petani. Perusahaan juga memberikan bantuan hand sanitizer, disinfektan, dan masker ke kios-kios resmi pupuk, serta melakukan penyemprotan disinfektan di gudang penyangga, hingga armada transportasi pupuk.

Tak ketinggalan PT Rekayasa Industri pun telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat di tiga lokasi proyek yang sedang dikerjakan, yakni proyek gas processing facility Jambaran – Tiung Biru Bojonegoro, Proyek PLTU Lombok dan Proyek Geotermal Rantau Dedap.

Bantuan berupa paket nutrisi snack box (susu, buah, telur, Roti), cairan pencuci tangan, hingga penyemprotan disinfektan. Selain itu, Perusahaan juga ikut menyumbangkan bantuan APD untuk RSUD Pasar Minggu dan Puskemas sebanyak 1.700 set APD.

Seperti diketahui PT Pupuk Indonesia Holding Company (Persero), disingkat PIHC, adalah perusahaan induk untuk BUMN dalam bidang pupuk di Indonesia. Perusahaan ini berkedudukan di Jakarta. Perusahaan ini dulu bernama PT Pupuk Sriwidjaja (Persero) yang merupakan perusahaan pupuk berbasis di Palembang, Sumatera Selatan, dan perubahan nama disahkan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No AHU-17695.AH.01.02.Tahun 2012. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.