Selasa, 28 Januari 20

Narkoba dari Jaringan Sindikat Internasional Dimusnahkan!

Narkoba dari Jaringan Sindikat Internasional Dimusnahkan!
* Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti narkotika yang kesembilan kalinya dalam tahun ini pada Kamis ( 24/10/2019) berupa sabu seberat 42,98 Kg, ekstasi sebanyak 43.759 butir, dan tembakau gorilla seberat 8,88 gram. (Foto: BNN)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pemerintah telah menabuh genderang perang terhadap narkoba. Bahkan pemerintah menindak tegas mafia narkoba. Ada yang dihukum penjara, ada pula yang dihukum mati. Kendati begitu peredaran narkoba masih semarak di berbagai daerah di Indonesia. Tentu pemerintah terus melancarkan aksinya memberantas narkoba!

Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti narkotika yang kesembilan kalinya dalam tahun ini pada Kamis ( 24/10/2019) berupa sabu seberat 42,98 Kg, ekstasi sebanyak 43.759 butir, dan tembakau gorilla seberat 8,88 gram.

 

Baca juga:

BNN-BNPT Berkolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkoba dan Terorisme

Selain Pencurian Ikan, Penyelundupan Narkoba di Lautan Juga Harus Ditangkal

Pekerja dan Direksi Jambi Batanghari Plantation Tolak  Segala Jenis Penyalahgunaan Narkoba

 

Dikutip obsessionnews.com dari siaran pers, Kamis, barang bukti tersebut disita dari enam kasus berbeda, yang di antaranya melibatkan jaringan sindikat narkoba internasional. Berikut ini kronologi dari enam kasus tersebut:

  1. Kasus Sabu 2 Kg dan 234 Butir Ekstasi di Sumut

Pada 8-10 Agustus 2019 petugas BNN menangkap tiga tersangka, yaitu MH, RF dan AZ di tiga tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda di Kota Medan dan Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Dari jaringan ini petugas menyita sabu seberat 2 kg, ekstasi sebanyak 234 butir. Jaringan ini dikendalikan oleh Irwanto yang merupakan warga binaan Rutan Kelas I Tanjung Gusta Medan.

  1. Kasus Sabu 20,8 Kg dan 31 Ribu Butir Ekstasi Jaringan Adam

Pada 15 Agustus 2019 BNN mengamankan D saat membawa sabu seberat 20,8 kg dalam ban serep mobil double cabin di Pelabuhan ASDP Merak, Banten. Dalam waktu bersamaan, petugas juga mengamankan istrinya yang berinisial Mir di Jalan alternatif Tol Merak, Provinsi Banten.

Sehari kemudian BNN melakukan pengembangan kasus dengan menangkap  AK di Jambi dengan barang bukti ekstasi sebanyak 31.439 butir. Sementara itu tersangka CO ditangkap di halaman parkir sebuah hotel di Jakarta Timur pada hari yang sama. Jaringan ini dikendalikan oleh napi Lapas Klas III Cilegon, Muhamad Adam (MA). Pada 20 Agustus 2019 MA diamankan BNN untuk penyidikan lebih lanjut. Adam diketahui terlibat dalam kasus penyelundupan 54 kg sabu dan 41 ribu butir pil ekstasi pada 2016 lalu dengan vonis hukuman mati, namun dianulir menjadi hukuman 20 tahun penjara.

  1. Kasus 16 Kg Sabu di Aceh

Pada 23 Agustus 2019 BNN mengamankan dua anggota jaringan sindikat Malaysia-Aceh-Palembang, yaitu ES dan HS, di samping bengkel mobil di jalan Medan-Banda Aceh Gampong, Aceh Timur, dengan barang bukti sabu seberat 16 Kg. Dari pengembangan kasus ini petugas mengamankan 6 tersangka lainnya yaitu S, M, R, Mur, dan PIT di sejumlah tempat berbeda di daerah Aceh. Sedangkan tersangka  FN (seorang napi)   diamankan di Lapas kelas IIA Pekanbaru.

  1. Kasus Paket Berisi Tembakau Gorilla

Pada 24 Agustus 2019 petugas Aviation Security (Avsec) PT Adhya Avia Prima di kawasan Tangerang,  Banten, melakukan pemeriksaan terhadap paket mencurigakan. Dan hasilnya diketahui daun tersebut positif narkotika golongan I jenis tanaman/daun kering (tembakau gorilla) seberat 9,88 gram. Selanjutnya pengembangan kasus dilakukan oleh BNN. Namun, petugas belum berhasil mengamankan pelakunya.

  1. Kasus 4,1 Kg Sabu dan 10 Ribu Butir Ekstasi di Riau

Pada 10 Oktober 2019 BNN menangkap B,  TA dan MI karena kedapatan menyimpan sabu seberat 4,1 Kg dan ekstasi sebanyak 10 ribu butir. Barang bukti tersebut dikubur di samping kanan rumah B di daerah Rokan Hilir Riau.

  1. Kasus 2 Ribuan Butir Ekstasi di Sebuah Kamar Hotel

Pada 2 September 2019 petugas BNNP DKI Jakarta mengamankan D, M, dan NG di sebuah kamar hotel di daerah Taman Sari, Jakarta Barat, dengan barang bukti ekstasi bentuk  minion sebanyak 2.274 butir yang disimpan di lemari televisi.

Dari keseluruhan barang bukti narkoba yang dimusnahkan dari enam kasus tersebut BNN telah menyelamatkan lebih dari 300 ribu anak bangsa dari penyalahgunaan narkoba. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.