Jumat, 2 Desember 22

Kemenparekraf Selenggarakan Gerakan BISA di Kepulauan Riau

Kemenparekraf Selenggarakan Gerakan BISA di Kepulauan Riau
* Bersih-bersih pantai di acara gerakan BISA. (Foto: Kemenparekraf)

Jakarta, Obsessionnews.comKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menyelenggarakan gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) di sejumlah destinasi pariwisata di Kepulauan Riau.

Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf Kurleni Ukar mengatakan, BISA merupakan gerakan padat karya yang bertujuan untuk meningkatkan peran pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menangani dan meningkatkan kebersihan, keindahan, kesehatan, dan keamanan masyarakat di destinasi untuk memasuki masa adaptasi kebiasaan baru pascapandemi Covid-19.

Baca juga: Kemenparekraf Terbitkan Buku Tentang Protokol Kesehatan di Bidang Hotel dan Restoran

“Kebersihan, kesehatan, dan keamanan akan menjadi faktor utama yang dibutuhkan wisatawan di masa adaptasi kebiasaan baru. Sehingga kesiapan destinasi beserta seluruh pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di dalamnya harus benar-benar siap memasuki masa tersebut,” kata Kurleni dalam keterangan tertulisnya yang diterima obsessionnews.com, Senin (20/7/2020).

Kegiatan berlangsung sejak Jumat (17/7) hingga Senin (20/7) ini pertama berlangsung di Pantai Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, dengan melibatkan para pekerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di sekitar kawasan pantai seperti penambang perahu, pemilik warung dan restoran, serta masyarakat di sekitar destinasi.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Pantai Nongsa itu dilakukan kegiatan bersih-bersih pantai dengan menerapkan protokol kesehatan. Kemenparekraf juga mendedikasikan dua wastafel portable yang sudah dimodifikasi lengkap dengan tutorialnya untuk memfasilitas cuci tangan wisatawan yang akan berkunjung. Kepada masyarakat di lokasi wisata juga diberikan berbagai peralatan kebersihan seperti sapu, tempat, sampah, dan lainnya.

Baca juga: Percepat Laju Perekonomian, Kemenparekraf Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi

Setelah di Pantai Nongsa, Kota Batam, kegiatan selanjutnya berlangsung di Kabupaten Bintan, tepatnya Pantai Trikora KM 52 dan Padang Pasir Busung pada Sabtu (18/7) dengan melakukan kegiatan bersih-bersih pantai dengan melibatkan pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif di sekitar destinasi. Kegiatan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dalam kegiatan itu Kemenparekraf juga menyerahkan bantuan peralatan dan sarana kebersihan serta kompensasi untuk para pekerja.

Sementara pada Senin (20/7) dilangsungkan kegiatan BISA di Pantai Pelawan, Kabupaten Karimun yang melibatkan sedikitnya 110 orang yang terdiri dari para pekerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di sekitar destinasi dan terdampak Covid-19.

Sama dengan kegiatan sebelumnya, juga dilakukan kegiatan bersih pantai dan fasilitas wisata di destinasi. Kemenparekraf juga mendedikasikan alat penunjang kebersihan dan wastafel portable.

Baca juga: Ini Isi Buku Panduan Protokol Kesehatan untuk Hotel dan Restoran yang Diterbitkan Kemenparekraf

Kurleni mengatakan, Kemenparekraf telah mengeluarkan buku panduan penerapan protokol kesehatan untuk berbagai sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Buku panduan tersebut sebagai panduan teknis dari Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020. Diharapkan masyarakat dapat menjalankan protokol ini dengan baik bahkan menjadi bagian dalam mengkampanyekan protokol kesehatan di Indonesia. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.