Minggu, 24 Oktober 21

Jadi Kepala BNPT, Tito Sudah Terbiasa Hadapi Teroris

Jadi Kepala BNPT, Tito Sudah Terbiasa Hadapi Teroris
* Irjen Pol Tito Karnaivan.

Jakarta, Obsessionnews – Irjen Pol Tito Karnavian resmi menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Meski menduduki jabatan baru, Tito sudah sangat akrab dengan dunia terorisme. Sebab, sebelumnya pernah memimpun satuan Detasemen Khusus 88 (Densus 88) Antiteror.

Tito Karnavian yang sebelumnya Kapolda Metro Jaya, kini dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kepala BNPT dengan Keputusan Presiden RI Nomor 38/TPA tahun 2016 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan BNPT.

Pengalaman Tito dalam menangani persoalan terorisme di Indonesia tidak diragukan, ia tercatat pernah membongkar jaringan teroris Noordin M.Top. Karenannya, ia merasa di BNPT ini seperti kembali ke rumahnya. “Saya seperti kembali ke rumah,” kata Tito Karnavian usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Rabu 16 Maret 2016.

Keterlibatan Tito dalam menangani terorisme sudah dimulai sejak tahun 1999 dia sampai, ia memimpin langsung tragedi kerusuhan di Poso. ‎Tito juga sempat menjadi Kapolda di Papua, wilayah yang rentan dengan konflik.

‎Berikut rekam jejak karier Tito di Kepolisian:

Perwira Samapta Polres Metro Jakarta Pusat (1987)
Kanit Jatanras Reserse Polres Metro Jakarta Pusat (1987–1991)
Wakapolsek Metro Senen Polres Metro Jakarta Pusat (1991–1992)
Wakapolsek Metro Sawah Besar Polres Metro Jakarta Pusat
Sepri Kapolda Metro Jaya (1996)
Kapolsek Metro Cempaka Putih Polres Metro Jakarta Pusat (1996–1997)
Sepri Kapolri (1997–1999)
Kasat Serse Ekonomi Reserse Polda Metro Jaya (1999–2000)
Kasat Serse Umum Reserse Polda Metro Jaya (2000–2002)
Kasat Serse Tipiter Reserse Polda Sulawesi Selatan (2002)
Koorsespri Kapolda Metro Jaya (2002 – 2003)
Kasat Serse Keamanan Negara Reserse Polda Metro Jaya (2003–2005)
Kaden 88 Anti Teror Polda Metro Jaya (2004–2005)
Kapolres Serang Polda Banten (2005)
Kasubden Bantuan Densus 88 Anti Teror Polri (2005)
Kasubden Penindak Densus 88 Anti Teror Polri (2006)
Kasubden Intelijen Densus 88 Anti Teror Polri (2006 –2009)
Kadensus 88 Anti Teror Polri (2009-2010)
Deputi Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT (2011-2012)
Kapolda Papua (21 Sept 2012 -2015)
Kapolda Metro Jaya (2015- Maret 2016).
Tito juga sempat mengenyam pendidikan di luar negeri. Dia menyelesaikan pendidikan di Universitas Exeter di Inggris tahun 1993 dan meraih gelar MA dalam bidang Police Studies.

Kemudian ia juga sempat menempuh pendidikan di Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura dan menyelesaikan studi doktoralnya dengan gelar PhD.‎ (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.