Minggu, 17 Oktober 21

Aktivis Ingatkan Jatim Darurat B3

Aktivis Ingatkan Jatim Darurat B3

Surabaya, Obsessionnews – Aktivis lingkungan yang tergabung dalam TELAPAK sesalkan tidak tegasnya pemerintah menindak perusahaan yang membuang limbah beracun di sungai desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Mojokerto. LSM lingkungan ini menemukan jika PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) telah melanggar aturan. Perusahaan tersebut memegang SK Menteri Lingkungan Nomor 127 tahun 2013 terkait pengelolahan limbah.

“Sangat jelas (PRIA) telah membuang limbah berbahaya bagi masyarakat di sungai desa Lakardowo, sebanyak 1500 lebih senyawa berbahaya dengan leluasa dibuang,” terang Prigi, salah satu Juru Bicara aksi di Gedung Grahadi Surabaya, Rabu, (16/3/2016).

Menurut Prigi, selain membuang limbah, hampir semua eks pegawai PT PRIA mengalami gangguan kesehatan. Mereka mayoritas terdampak dari tidak beresnya pengolahan limbah di perusahaan tersebut. TELAPAK menyebut, jika dalam kondisi tersebut, masyarakat Jatim dalam darurat B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun, red).

“Pemerintah selalu menyepelekan aduan masyarakat, padahal limbah B3 itu luar biasa dampaknya, tidak hanya di pabrik, tapi juga Rumah Sakit,” ujarnya.

Dalam aksinya kali ini, aktivis lingkungan tersebut melakukan teaterikal berubah memasang stager setinggi 3 meter kemudian seorang aktivis dirantai dan disiram dengan air limbah B3. Sontak, kreatifitas mereka ini menarik perhatian pengendara di ruas jalan Gubernur Suryo, depan Gedung Grahadi Surabaya. (Rudianto)

Darurat B3-

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.