Senin, 25 Oktober 21

Inilah Empat Daerah yang Hanya Punya Satu Paslon

Inilah Empat Daerah yang Hanya Punya Satu Paslon

Jakarta, Obsessionnews – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menutup perpanjangan pendaftaran Bakal Calon (Balon) Kepala daerah yang hanya mempunyai satu pasanga calon (paslon) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2015 ini. Perpanjangan yang dijadwalkan dari 9 sampai 11 Agustus itu, dihari terakhir tinggal empat daerah yang belum mendaftarkan pasangan calonnya.

“Dari laporan terakhir ada penerimaan pendaftaran di kota Surabaya yang terdaftar atas nama Rasiyo-Dhimam Abror rasio, Demokrat dan PAN,” ujar Ketua KPU RI, Husni Kamil Manik di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (11/8/2015).

Kedua, lanjut Husni, terdapat proses pendaftaran di Kota Samarinda Kalimantan Timur yang masih berlangsung.‬

‪sementara itu, kata Husni, untuk empat daerah lain yang belum ada tambahan paslon mendaftar adalah Kabupaten Timor Tengah Utara di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat (NTB), Kabupaten Blitar di Jawa Timur dan Kabupaten Tasikmalaya di Jawa Barat.

“Belum ada satupun paslon tambahan yang terdaftar,” katanya.

Dia menjelaskan, empat daerah yang calonnya belum mendaftar memang pada prosesnya ada yang datang ke kantor KPUD, tapi tidak masuk dalam klasifikasi pendaftaran. Ada yang datang tanpa membawa berkas yang cukup untuk syarat mendaftar.

“Kalau hanya berbekal ingatan saja, gak bawa dokumen, maka tidak masuk dalam klasifkasi mendaftar,” tutur Husni.

Sebagai informasi, hingga akhir masa tambahan pendaftaran calon kepala daerah pada 3 Agustus 2015, tinggal empat Kabupaten/kota yang memiliki calon tunggal. Empat daerah tersebut adalah Kabupaten Tasikmalaya di Jawa Barat; Kabupaten Blitar di Jawa Timur; Kota Mataram di Nusa Tenggara Barat (NTB); serta Kabupaten Timor Tengah Utara di Nusa Tenggara Timur (NTT). (Purnomo)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.