Kamis, 27 Juni 19

Diserang Isu-isu Negatif, Ini Klarifikasi Jokowi  

Diserang Isu-isu Negatif, Ini Klarifikasi Jokowi   
* Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Sumber foto: Jokowi/Facebook)

Jakarta, Obsessionnews.com – Semakin tinggi pohon, semakin kencang angin menerpa. Kontestasi politik merupakan perwujudan dari adagium tersebut, tidak hanya di Indonesia melainkan juga di seluruh dunia. Saling menjatuhkan lawan politik sudah menjadi hal yang lumrah, mulai dari sindiran halus sampai kampanye hitam.

Seiring dengan semakin dekatnya ajang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, isu-isu politik dari setiap calon presiden makin santer terdengar. Joko Widodo (Jokowi) yang menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia itu pun tak luput dari isu-isu yang beredar luas di kalangan masyarakat.

Salah satu isu yang paling hangat dan bukan baru-baru ini saja merebak adalah isu tentang Jokowi yang menjadi anggota Partai Komunis Indonesia (PKI). Label tersebut sudah muncul sejak kampanye presiden 2014. Berdasarkan survei dikatakan, bahwa 6 persen responden mempercayai isu tersebut. Oleh karena itu, Jokowi mengatakan tuduhan dirinya adalah anggota atau simpatisan PKI harus diklarifikasi.

“Semuanya perlu saya sampaikan. Kalau nggak begini, enggak clear nanti,” ujar Jokowi dalam acara penyerahan sertifikat tanah bagi warga di Pulogebang, Jakarta Timur, Desember 2018 lalu.

Jokowi berharap masyarakat lebih selektif dan melakukan penyaringan dalam menerima suatu pemberitaan. Di era internet ini, semua informasi bisa didapatkan dengan mudah. Dia mengungkapkan bahwa dia lahir pada 1961, sementara PKI dibubarkan pada 1965. Jadi dia jelas tidak mungkin menjadi anggota PKI, karena saat itu dia masih balita. Begitu pun mengenai foto orasi DN Aidit yang menampakkan adanya seseorang mirip Jokowi di sana. Foto itu terang-terangan menunjukkan anakronisme, jika berasumsi orang itu adalah Jokowi. Kalau mau mengecek akan diketahui bahwa foto tersebut diambil pada 1955. Jokowi bahkan belum lahir pada tahun itu.

Sayangnya, isu PKI ini tidak hanya menyerang Jokowi, melainkan juga mengenai kedua orang tuanya. “NU itu punya cabang di Solo, Muhammadiyah ada cabang di Solo, Persis juga ada. Semuanya ada. Ya, tanyakan saja ke masjid-masjid dekat rumah saya, dekat rumah orang tua saya. Gampang sekali,” ujar Jokowi menjawab isu tersebut.

Lagi-lagi Jokowi mengatakan sebenarnya sangat mudah untuk melakukan penelusuran apakah seseorang pernah terlibat dalam organisasi terlarang itu atau tidak.

Tidak berhenti di situ, orang tua Jokowi juga diisukan sebagai keturunan Tionghoa. Jokowi menegaskan bahwa bapaknya, Notomiharjo, adalah orang Karanganyar dan ibunya, Sujiatmi, orang Boyolali. Keduanya orang desa. Dan saat disinggung mengenai agama yang dianutnya, Jokowi membalas dengan mengatakan, “Tanyakan saja masjid di dekat rumah saya, siapa orangtua saya, siapa nenek saya.”

Lain lagi isu yang menimpa Selvi Ananda, menantu sang presiden. Perbedaan agama Selvi sempat jadi perbincangan netizen. Pasalnya, kedua orang tua Selvi, Didit Supriyadi dan Partini, beragama Katolik. Sementara Selvi sendiri sebelum melangsungkan akad sudah masuk Islam. Ini dibuktikan dalam akte kartu tanda penduduk (KTP) ataupun kartu keluarga (KK).

Dengan gaya dan cara sendiri Jokowi menghadapi isu-isu negatif yang ditujukan kepadanya dengan menunjukkan ia tetap bekerja sebagaimana seharusnya. Dia hanya mengingatkan agar masyarakat jangan sampai gampang curiga, gampang berprasangka jelek, agar keutuhan NKRI tetap terjaga.

 

Baca juga:

Di Bawah Kepemimpinan Jokowi Biaya Haji Indonesia Termurah se-ASEAN

Jokowi Ungguli Mo Salah Dalam Daftar Muslim Berpengaruh 2019

Polemik Dukungan PBB ke Jokowi-Ma’ruf

Habaib Jatim Deklarasi Dukung Jokowi-KH Ma’ruf

Jokowi Minta NU Cegah Perpecahan di Tahun Politik

Pengusaha Muda Kompak Dukung Jokowi-Ma’ruf

Yenny Wahid dan Khofifah Bertekad Menangkan Jokowi-Ma’ruf

PBB Dukung Jokowi-Ma’ruf

Warganet Dukung Jokowi Melalui Tagar #TestimoniCintaJokowi

 

Baca halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3 4 5 6

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.