Senin, 27 Juni 22

Deputi Ekonomi “Indonesia ASA”: Kenaikan BBM Tidak Tepat Waktunya

Deputi Ekonomi “Indonesia ASA”: Kenaikan BBM Tidak Tepat Waktunya

Gia
Jakarta– Deputi Bidang Ekonomi Lembaga Indonesia ASA (Adil, Sejahtera,
dan Aman), Dian Indiyati mengungkapkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak secara konsep ekonomi sudah tepat, hanya saja tidak tepat pada waktunya.
“Karena menjelang bulan Ramadhan dan tahun ajaran baru,” terang Dian
saat dihubungin obsessionnews.com(18/6).
Menurut dosen ekonomi di Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani)
Bandung tersebut, seharusnya pemerintah sudah mengantisipasi atau menyiapkan langkah terhadap dampak kenaikan harga BBM. Seperti kenaikan harga kebutuhan pokok. “Hal ini kan dibicarakan jauh sebelumnya. Melihat kondisi sekarang pemerintah terkesan tidak siap,” kata Dian.

Dian juga menilai Bantuan Langsung Sementara (BLSM)  yang berdurasi empat bulan sangat tidak efektif dan tidak mendidik. “Sebulan Rp 150 ribu per kepala keluarga berarti sehari Rp 5 ribu, hal itu tidak memberikan dampak yang signifikan dan membuat masyarakat penerima BLSM menjadi malas,” ujar Dian.

Dian menggarisbawahi Seharusnya alokasi dana BLSM yang akan diberikan untuk 15,5 juta rumah tangga sasaran digunakan pemerintah untuk mensinergikan berbagai departemen, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi guna memproduktifitaskan masyarakat menengah kebawah dengan mengkaryakan mereka,” tegas Dian.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.