Minggu, 29 Januari 23

BNN Sita Narkoba 20 Kg Dari Malaysia

BNN Sita Narkoba 20 Kg Dari Malaysia

Jakarta, Obsessionnews – Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita narkoba jenis shabu-shabu sebanyak 20 kilogram dan 580.000 butir ekstasi yang berasal dari Malaysia. Pada 8 dan 9 Mei 2015, petugas BNN menahan tujuh orang laki-laki warga Aceh Timur yang diduga terlibat peredaran narkoba.

Mereka berinisial Zu (31) yang berperan sebagai checker dan koordinator pengiriman narkoba, Su alias Ba (38/kurir), AI (39) – sopir bus, AJ (37) kenek bus, TNS (23/kurir), Am (32/sopir truk), dan ER (28/kenek truk).

Pada siaran pers BNN, di Jakarta, Kamis (14/5) yang diterima Obsessionnews.com, mereka ditangkap di Medan, Sumatera Utara, sesaat setelah transaksi shabu-shabu sebanyak 20 kg dan 580.000 butir ekstasi. Dari hasil penyelidikan terhadap sindikat narkoba jaringan Sumatera Utara-Aceh-Malaysia, diketahui ada upaya penyelundupan shabu-shabu dan ekstasi dari Malaysia menuju Indonesia.

Kronologi penyitaan itu, pada 5 Mei 2015, sebanyak 20 kg shabu-shabu dan 580.000 butir ekstasi dari Malaysia masuk ke Tanjung Balai, Sumatera Utara, melalui jalur laut. Setiba di Tanjung Balai, shabu-shabu dan ekstasi itu diterima TNS (kurir) dan kemudian dibawa ke Medan untuk diserahkan kepada Zu (checker dan koordinator pengiriman).

Selanjutnya, narkotika tersebut dibawa Zu ke gudang di Aceh. Di gudang tersebut, shabu-shabu dan ekstasi dipecah menjadi dua paket dan dibawa kembali ke Medan oleh Zu dan Su alias Ba (kurir).

Di Medan, pengaturan pengiriman paket dirancang kembali oleh Zu. Pada 8 Mei 2015, paket pertama yang berisi 20 kg sabu dan 100.000 butir ekstasi rencananya akan dibawa dalam bus umum antarkota antarprovinsi yang dikemudikan AI (sopir bus) dan AJ (kernet bus).

Namun aksi ini digagalkan petugas BNN, ketika Zu dan Su alias Ba tengah memindahkan paket itu ke dalam bus.Pada saat itu petugas menahan empat orang tersangka, yaitu Zu, Su alias Ba, AI, dan AJ. (Herdianto)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.