Sabtu, 25 September 21

Sheila Majid Rencanakan Konser 30 Tahun Bermusik

Sheila Majid Rencanakan Konser 30 Tahun Bermusik

Kuala Lumpur, Obsessionnews – Ratu Jazz Malaysia Sheila Majid tahun ini menandai 30 tahun ia bermusik. Artis yang terkenal dengan kakrirnya tiga decade ini berencana mengadakan konser untuk merayakan bersama penggemarnya di Malaysia.

“InsyaAllah. Berdoalah agar saya mendapatkan sponsor,” kata Sheila, yang merupakan merek dan kampanye Strepsils duta kepada Bernama Gaya Hidup dan Pemuda setelah peluncuran ‘Strepsils Hit Catatan Tepat’, kontes nasional-penyanyi dalam mendukung Hari Voice Dunia bulan lalu.

Dia mengatakan beberapa lagunya, termasuk satu judul lagu akan tampil dalam film Melayu yang akan mengguncang bioskop setelah Hari Raya Islam (lebaran).

Penyanyi terkenal, yang lagunya yang melegenda, “Antara Anyer Dan Jakarta” dan “Sinaran” yang Melayu klasik pop, saat ini bekerja pada album yang diproduksi oleh komposer Mac Chew dan musisi suaminya Hasridz Murshim Hashim Abdullah (Acis).

Acis, merupakan seorang komposer terkenal, direktur musik dan anggota dari band rock populer Gersang di akhir 80-an dan awal 90-an, seperti dilansir bernama.

Saat ini juga Sheila tengah membuat album baru yang masih dalam pengerjaan. Dalam album baru nanti ia akan memilik delapan lagu.

Sheila Majid
Sekilas Mengenai Album ‘Sinaran’

Setelah penampilan publik pertamanya pada tahun 1985, Sheila memulai debut single pertama “Pengemis Muda”. Tak lama setelah setahun, ia bekerja di bawah EMI Malaysia dan meluncurkan Emosi yang menampilkan “Sinaran” sebagai single utama dari album.

Ketenaran “Sinaran” membuat Sheila memperluas jaringannya ke Indonesia, menjadi salah satu artis Malaysia yang telah berhasil mempelopori menembus kancah musik Indonesia. Albumnya yang “Emosi”, tidak hanya menjadi album terlaris di Malaysia, namun penjualan juga meroket di Indonesia sekitar tahun 1987.

Setelah memproduksi album “Warna” pada tahun 1988, Sheila menjelajahi pasar Jepang dengan mendistribusikan single “Sinaran” . Ternyata, Sheila menjadi penyanyi Malaysia pertama yang menduduki puncak tangga lagu musik di Jepang tersebut.

Proyek raksasa itu, Legenda; merupakan penghargaan untuk penulis lagu almarhum Tan Sri P.Ramlee, karena telah berhasil mencatat penjualan 150.000 unit. Setelah enam tahun, Sheila kembali ke dunia musik dengan album “Ratu” yang mengantongi empat penghargaan di Anugerah Industri Muzik (AIM) 1997.

Sheila mengambil alih panggung AIM tiga tahun kemudian setelah album “Ku Mohon”, sekali lagi membawanya ke ketenaran. Album ini adalah kolaborasi pertamanya dengan produser baru. Kemudian, ia bekerja dengan Warner Music Indonesia untuk datang dengan album baru, Cinta Kita, salah satu album terlaris tahun 2004.

Setelah 25 tahun, ada tujuh album solo produksi terbaik yang pernah diproduksi. Dia juga mengapit lagu terbarunya, “Dengarkanlah” yang diproduksi oleh suaminya, Acis.

Awal bulan ini, Sheila tampil untuk fans Malaysia dan Indonesia di Los Angeles, California di konser satu malam. Hal ini ditandai konser pertamanya di Amerika Serikat dan itu diadakan untuk memperingati tiga dekade ia bermusik. (Popi Rahim)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.