Minggu, 15 September 19

Benarkah Harry Tanoe Beli Rumah Donald Trump Seharga Rp 193 M?

Benarkah Harry Tanoe Beli Rumah Donald Trump Seharga Rp 193 M?
* Hary Tanoesudibjo saat berfoto bersama Presiden AS Donald Trump. (Foto Republika)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pemilik Grup MNC Hary Tanoesudibjo dikabarkan membeli sebuah rumah besar di Beverly Hills seluas 5.400 kaki persegi yang diketahui milik perusahaan Presiden AS Donald Trump. Rumah itu dibanderol senilai US$ 13,5 juta atau setara Rp 193 miliar (kurs Rp 14.300). Harga itu hampir dua kali lipat dari harga saat dibeli Trump pada 2007 lalu.

Melansir Washington Post, Senin (17/6/2019), disebutkan rumah itu akan dibeli oleh entitas perusahaan Indonesia yang menjadi mitra bisnis Trump, Hary Tanoe. Sebuah akta yang terdaftar di L.A. County pada 31 Mei menunjukkan bahwa putra sulung Trump, Donald Trump Jr., menandatangani properti itu ke Hillcrest Asia Ltd., sebuah perusahaan yang terdaftar di Kepulauan Virgin Britania Raya.

Alamat pembeli yang tercantum dalam akta tersebut adalah kondominium Beverly Hills yang dimiliki oleh perusahaan milik Hary Tanoesoedibjo. Dia adalah mitra bisnis Trump di dua proyek di Indonesia yakni resor di pulau Bali dan lapangan golf dan kawasan wisata dan taman hiburan sekelas Disneyland di Lido, Bogor, Jawa Barat. Pihak Hary Tanoe memperkirakan nilai proyeknya mencapai lebih dari US$ 500 juta.

Transaksi itu dibenarkan oleh salah satu petugas wanita yang enggan disebutkan namanya bahwa Hary Tanoe benar membeli rumah mewah Trump. Petugas yang dihubungi melalui telepon di kondominium itu, mengatakan bahwa dia tahu keluarga itu dan telah mendengar pembelian itu tetapi tidak siap untuk membuat pernyataan.

Pada 12 tahun lalu, Trump membeli rumah mewah itu seharga Rp100 miliar jika menyesuaikan dengan kurs dolar Amerika terhadap rupiah sekarang ini. Putra kedua Donald Trump, Eric Trump, mengatakan kepada situs Real Deal Los Angeles bahwa rumah itu dijual karena sudah tidak digunakan lagi dalam beberapa tahun terakhir.

“Karena kesibukan kepresidenan ayah saya, kami tidak punya kesempatan untuk menikmati properti itu dalam beberapa tahun terakhir. Maka menjualnya lebih masuk akal,” kata Eric.

Dari sebelum dia menjadi presiden, Trump tampaknya tidak sering menggunakan rumah itu, bahkan ketika dia mengunjungi Los Angeles. Dia sering tinggal di Beverly Hills Hotel di dekatnya. Rumah itu tampaknya tidak disewakan: dalam pengungkapan keuangannya, Trump mengatakan dia tidak pernah menerima penghasilan darinya.

Trump juga memiliki rumah kedua di blok yang sama. Dia menjual properti itu sebesar US$ 10,3 juta pada 2008. Trump juga masih memiliki klub golf di Rancho Palos Verdes di dekatnya dan telah menjual sebidang tanah di sekitarnya untuk perumahan tepi pantai.

Konstitusi AS sebenarnya melarang presiden menerima hadiah atau pembayaran dari para pemimpin asing. Trump melawan dua tuntutan hukum federal yang mengklaim bahwa dia melanggar larangan itu dengan menerima bisnis dari pejabat asing di perusahaan hotel-hotelnya.

Harga jual rumahnya di Beverly Hills senilai US$ 13,5 juta itu kemungkinan akan memperburuk permasalahan etikanya. Properti itu dijual di luar pasar, yang berarti tidak terdaftar untuk dijual di depan umum, dan ahli real estat Beverly Hills mengatakan mereka terkejut dengan tingginya harga itu.

Nilai rumah rata-rata di Beverly Hills telah naik 52% dari US$ 2,3 juta pada awal 2007 menjadi US$ 3,5 juta tahun ini. Sementara Trump menjual rumahnya 93% lebih tinggi dari yang dia keluarkan saat membelinya di 2007.

Hubungan kedekatan antara Hary Tanoe dan Donald Trump sudah terjalin lama. Keduanya juga diketahui memiliki sejumlah proyek kerja sama, seperti sebuah resor di Bali, Jawa Barat, dan Jakarta Selatan. Harry menilai, nilai proyek ini mencapai lebih dari US$500 juta setelah selesai nanti. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.