Selasa, 26 Oktober 21

Alexis Group Coba Lagi Beraudiensi dengan Pemrov DKI

Alexis Group Coba Lagi Beraudiensi dengan Pemrov DKI
* Alexis Group pada Selasa (31/10) lalu di hotel Alexis, Ancol, Jakarta Utara.

Jakarta, Obsessionnews.com – Pihak Alexis Group, perusahaan Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis tetap bertekad akan mengadakan audiensi dengan pemerintah provinsi (pemrov) DKI Jakarta. Meskipun dengan jelas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menolak untuk melakukan audiensi dengan pihak pemilik bisnis hiburan ini.

“Masih mencoba beraudiensi,” ungkap juru bicara Alexis, Lina Novita, S.H, kepada Obsessionnews.com saat dihubungi, Kamis (2/11/2017).

Sebelumnya, dalam konferensi pers yang digelar oleh pihak Alexis Group pada Selasa (31/10) lalu di hotel Alexis, Ancol, Jakarta Utara, Lina memohon kepada Pihak Pemda DKI Jakarta dalam hal ini Dinas Perizinan untuk dapat memberikan solusi dan jalan keluar terbaik maupun arahan dan bimbingannya agar usaha di sektor Pariwisata dapat terus berjalan.

“Pastinya kami siap untuk melakukan pembenahan manajemen sesuai dengan arah kebijakan Pemerintah daerah DKI Jakarta,” kata Lina yang juga sebagai Legal & Corporate Affair Alexis Group.

Ia juga meminta para media dan masyarakat luas agar bergandengan tangan membangun Jakarta yang sebagai miniature Indonesia ini.

“Kepada seluruh masyarakat maupun media mari Bersama – sama kita bangun kota Jakarta lewat sektor Pariwisata guna menjadikan kota Jakarta sebagai salah satu destinasi wisata Favorit di Negara Indonesia,” tutur Lina kala itu.

Izin operasi hotel yang diduga sebagai lokasi prostitusi ini tidak bisa dilanjutkan karena izinnya sudah habis per tanggal surat tersebut dikeluarkan, yakni Jumat, 27 Oktober 2017. Per tanggal 31 Oktober 2017 manajemen Alexis terlihat berbenah mensterilkan tempat tersebut. 

Munculnya berita tentang hotel Alexis ini menjadi trending topic di mesin pencari google. Pantauan Obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia, Kamis (4/11/2017) pukul 13.40 WIB, berita tersebut dicari lebih dari 20.000 kali. (Popi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.