Jumat, 29 Mei 20

Wamenag Ajak Umat Islam Isi Malam Idulfitri dengan Kumandangkan Takbir

Wamenag Ajak Umat Islam Isi Malam Idulfitri dengan Kumandangkan Takbir
* Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Zainut Tauhid Sa'adi. (Foto: dok. pribadi)

Jakarta-, Obsessionnews.com – Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Zainut Tauhid Sa’adi mengajak seluruh umat Islam untuk mengisi malam Idulfitri 1441 H dengan mengumandangkan takbir, tahmid dan tasbih sebagai rasa syukur kepada Allah SWT, karena telah memberi kesempatan kepada kita untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh.

 

Baca juga;

Ini Penjelasan Wamenag Zainut tentang Penggunaan Asrama Haji untuk RS Darurat Tanggulangi Corona

Wamenag Zainut: Siskohat Memberikan Kepastian dan Keadilan kepada Semua Calon Jemaah Haji

 

Ajakan Wamenag itu disampaikan dalam siaran pers yang diterima obsessionnews.com, Jumat (22/5/2020).

Anjuran pembacaan takbir ini berlandaskan pada perintah Allah:

“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya (puasa) dan hendaklah kamu mengagungkan Allah (takbir) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”
(QS Al-Baqarah 185)

Zaunut mengungkapkan, ayat ini menjelaskan ketika orang sudah selesai menjalankan ibadah puasa Ramadhan, maka disyariatkan untuk mengagungkan Allah dengan bertakbir. Atas dasar ayat tersebut sebagian ulama membolehkan takbiran di masjid, mushalla dan tempat-tempat lainnya.

Menggemakan takbir pada malam Idulfitri merupakan salah satu amalan menghidupkan hari raya dan termasuk amalan istimewa sebagai penyempurna ibadah Ramadhan. Hal ini tertuang pada hadits yang berbunyi:

“Barangsiapa yang menghidupkan malam hari raya ‘Idul Fithri dan ‘Idul Adha karena Allah dan mengharapkan ganjaran dari-Nya, hatinya tidak akan mati tatkala hati-hati itu mati.” (HR. Ibnu Majah)

“Pada situasi normal takbiran bisa dilaksanakan secara bersama-sama baik di masjid, mushala atau berkeliling dengan mobil atau kendaraan lainnya. Namun di saat terjadi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini kami menganjurkan untuk dilaksanakan di rumahnya masing-masing demi menjaga keselamatan jiwa kita semuanya,” kata Zainut.

Gema takbir di masjid, mushalla dan surau harus tetap dikumandangkan untuk menjaga syiar agama, tetapi hanya dilakukan oleh 1 atau 2 orang saja.

“Kami juga mengingatkan kepada umat muslim semuanya untuk menunaikan kewajiban zakat fitrah sebelum dilaksanakannya shalat Idulfitri. Zakat fitrah hukumnya wajib bagi setiap pribadi muslim, yang bertujuan untuk menyucikan jiwa dan sebagai bentuk kepedulian berbagi terhadap sesama manusia di hari raya,” tutur Zainut.

Dan sekali lagi dia mengajak kepada kaum muslimin semuanya untuk melaksanakan shalat Idulfitri di rumah masing-masing bersama keluarga, demi menjaga keselamatan jiwa kita semuanya.

“Selamat hari raya Idulfitri 1441 H, mohon maaf lahir batin dan semoga Allah SWT merahmati dan meridloi kita semuanya,” pungkasnya. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.