Kamis, 20 Januari 22

Tinjau Homestay di Desa Wisata Mong, Sandiaga Siap Berikan Pendampingan SDM untuk Dukung Kebangkitan Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja

Tinjau Homestay di Desa Wisata Mong, Sandiaga Siap Berikan Pendampingan SDM untuk Dukung Kebangkitan Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja
* Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno (tengah) saat meninjau Desa Mong, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Rabu (12/1/2022). (Foto: Kemenparekraf)

Lombok, obsessionnews.comMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno meninjau pembangunan infrastruktur sebanyak yang berada di Desa Mong, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, sebagai upaya menyiapkan akomodasi menjelang perhelatan MotoGP Indonesia 2022 pada 18-20 Maret 2022 mendatang.

Sandiaga menjelaskan, perlu keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pengembangan SDM di sekitar lokasi perhelatan MotoGP, hal itu sebagai upaya menyambut dan memberikan pelayanan bagi para wisatawan yang diprediksi mencapai 100 ribu pengunjung.

“Tidak hanya pembangunan infrastruktur saja, tetapi juga dibarengi dengan pengembangan SDM, di sekitar Mandalika ada 398 hunian. Nanti kita kelola permintaan warga sementara kita tampung dulu. Nantinya, kami akan hadirkan pelatihan SDM di desa ini oleh Poltekpar Lombok,” ujar Sandiaga saat meninjau langsung ke Desa Mong, Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Perkuat Promosi Pariwisata di Desa Wisata Pandanrejo Sandiaga Uno Dorong Penggunaan Konten Digital

Dia juga sempat berdialog dan mendengar aspirasi dari masyarakat setempat, agar ada penambahan hunian dan fasilitas lainnya. Ia juga menjelaskan, permintaan itu bila memungkinkan akan segera dihadirkan.

“Akan tetapi untuk yang permintaan tambahan dari warga, ini permintaan Presiden langsung dan diinstruksikan kepada Pak Basuki (Menteri PUPR) dan saya adalah, utamakan Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) buat kedepannya,” ucapnya.

Tak hanya itu, Sandiaga juga melakukan pengecekan homestay di Desa Mong lantaran jumlah ketersediaan akomodasi di Lombok yang hanya 23 ribu ditambah Sarhunta sekitar 400. Hal tersebut menjadi salah satu isu yang perlu diselesaikan menjelang perhelatan MotoGP.

Baca juga: Ini BLU Pariwisata yang Bakal Diluncurkan Pemerintah

“Nanti sebagai alternatifnya bisa diarahkan ke homestay, cabin atau glamping, hingga cruise dan juga keterlibatan masyarakat setempat. Dan akan kami hadirkan pendampingan, karena bukan hanya membangun fisiknya tapi juga membangun masyarakat dan SDM-nya.

Dia berharap ini menjadi kebangkitan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja bagi.

“Jadi ini sesuai dengan permintaan tambahan dari masyarakat untuk kita persiapkan dengan baik. Ini yang namanya memahami kebutuhan masyarakat. Agar ajang MotoGP ini langsung berdampak bukan hanya kebangkitan ekonomi tapi juga penciptaan lapangan kerja. Sudah banyak, tempat yang terfasilitasi dan dipesan untuk MotoGP,” katanya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.