Minggu, 3 Maret 24

Koreans Week, Menilik Sejarah dan Identitas Bangsa Korea Selatan Lewat Karya Seni

Koreans Week, Menilik Sejarah dan Identitas Bangsa Korea Selatan Lewat Karya Seni
* Pameran Seni Natural Born Odds di Koreans Week, 18-26 November 2023. (Foto: Instagram Resmi WESS)

Obsessionnews.com – Sebuah acara bertajuk “Koreans Week” digelar oleh Komunitas Salihara, berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Korea Selatan dalam rangka memperingati hubungan diplomasi antara Indonesia-Korea yang telah terjalin selama 50 tahun lamanya. Dalam acara ini, dipamerkan karya seni dan pertunjukan tari dari para seniman asal Korea, acara dibuka untuk umum sejak 18-26 November 2023 mendatang, bertempat di Galeri Salihara, Jakarta Selatan.

Baca juga: KIFF 2023 Digelar untuk Rayakan 50 Tahun Hubungan Diplomatik Korea Selatan dan Indonesia

Berangkat dari dinamika sejarah bangsa Korea Selatan yang unik, emosional, dan penuh nilai historis, delapan kurator yang tergabung dalam sebuah kolektif seni yang berbasis di Seoul, WESS, Korea Selatan menghadirkan sebuah projek trilogi dengan tajuk “Natural Born Odds” yang khusus dibuat untuk para penyimak di Indonesia. 

Koreans Week menampilkan 12 seniman/kolektif yang memperlihatkan bagaimana identitas visual Seoul–kota dengan penduduk terbanyak di Korea Selatan–menjelma dalam bentuk simbol, tontonan, dan bentuk tertentu. Dua belas seniman Korea Selatan tersebut adalah: Minhee Kim, Sungsil Ryu, Donghoon Rhee, Chorong An, Hyun Nahm, Choi Yongjoon, Don Sun Pil, Moony Perry, Youngzoo Im, Jeamin Cha, Yeoreum Jeong, dan Mu:p.

Pihak WESS, dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, bahwa karya-karya dari seniman yang dipamerkan di Koreans Week kali ini, berusaha menampilkan identitas visual Korea Selatan atau Seoul ke dalam simbol, bentuk dan tontonan tertentu, yang bisa dinikmati oleh semua orang.

“Sebagian besar seniman lahir pada 1980–1990-an, mereka mencirikan Korea Selatan kontemporer, misalnya, melalui perpaduan antara tradisi dan realitas masa kini, keingintahuan terhadap media dan teknologi mutakhir, dan percepatan pembangunan infrastruktur perkotaan yang tak wajar,” jelas pihak WESS, dikutip dari siaran pers, Selasa (21/11/2023).

Selain pameran, rangkaian program ini turut menampilkan pertunjukan tari dari Mu:p yang telah terselenggara pada akhir pekan lalu, 18-19 November 2023 di Teater Salihara. Bertajuk Further, Higher, Faster_A boring accelerating city; karya tari ini membicarakan gerak kinetik tubuh dan irisannya dengan jarak, kecepatan, dan permainan ruang.

Sementara itu, melalui pameran dan pertunjukan tari di Koreans Week, WESS selaku kurator ingin menghadirkan bagaimana Indonesia dan Korea–terutama Jakarta dan Seoul menjadi titik referensi dan berharap bahwa kedua negara, dapat membina komunikasi yang lebih baik melalui seni kontemporer di tahun ke-50 hubungan diplomatiknya.

Menarik untuk dikunjungi, para pecinta seni yang tertarik untuk datang ke acara “Koreans Week” dan melihat langsung karya-karya seniman Korea Selatan, bisa langsung mendaftarkan diri di tiket.salihara.org, tanpa dipungut biaya, alias gratis.

Informasi mengenai jadwal pertunjukan dan jam buka pameran silakan kunjungi laman tiket atau media sosial resmi Komunitas Salihara. (Arfi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.