Minggu, 28 Februari 21

Sylviana Murni Ajak Semua Pihak Menolong Korban Bencana

Sylviana Murni Ajak Semua Pihak Menolong Korban Bencana
* Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sylviana Murni. (Foto: FB DPD RI)

Jakarta, obsessionnews.com –  Bencana bertubi-tubi melanda Indonesia, mulai dari pandemi Covid-19 hingga banjir dan longsor.

 

Baca juga:

Pelaksanaan Vaksin Covid-19 Harus Sesuai Prosedur

Sangat Rentan Terpapar Covid-19, Bamsoet Dorong Wartawan Masuk Prioritas Penerima Vaksin

Wapres Imbau Penyintas Covid-19 Suka Rela Jadi Pendonor Plasma Konvalesen 

 

Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sylviana Murni mengajak semua pihak agar dengan musibah bencana alam dan non alam dijadikan sarana untuk bertafakur, introspeksi diri dan berdoa.

“Bermunajat agar Allah SWT memberikan pertolongan,” kata Sylviana di Jakarta, Senin (18/1/2021).

Dikutip obsessionnews.com dari laman Facebook DPD RI, Selasa (19/1), dalam kesempatan itu Sylviana menuturkan, bukan saatnya semua pihak bertengkar, saling menyalahkan. Namun, sangat mendesak melakukan aksi solidaritas. Berbuat untuk menolong sesama.

Menurutnya, musibah merupakan momentum menunjukkan kebersamaan. Waktunya untuk melakukan yang terbaik dengan ikhlas. Dengan begitu semoga di mata Allah SWT hal ini akan menjadi ladang pahala sekaligus Allah SWT akan segera menurunkan rahmat-Nya agar bencana yang terjadi lekas usai.

Senator asal DKI Jakarta ini yakin kekuatan bangsa Indonesia tidak hanya pada kemajemukan. Tetapi juga pada kekuatan empati. Hal ini bisa dilakukan sinergis, tidak hanya oleh pemerintah, namun semua pihak, untuk langsung terjun berbuat, menyumbangkan apa pun yang mampu dilakukan sehingga bisa mengurangi derita korban. Dengan demikian bencana bisa menjadi kekuatan untuk mengikat kepekaan menolong sesama. Selalu ada hikmah atas semua yang terjadi. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.