Kamis, 5 Agustus 21

Soal Laut Cina Selatan, PM Malaysia Tegas Melawan Cina

Soal Laut Cina Selatan, PM Malaysia Tegas Melawan Cina
* PM Malaysia Mahathir Mohamad.

Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad mengatakan, Malaysia telah menegaskan kembali pendiriannya bahwa Laut Cina Selatan harus tetap dapat diakses oleh semua kapal meskipun ada klaim Beijing atas wilayah yang disengketakan.

Mahathir selama wawancara dengan majalah Mekong Review, mengatakan bahwa lebih penting bagi kapal-kapal untuk melintasi Laut Cina Selatan secara bebas daripada Cina membuat klaim pada jalur laut utama. “Cina mengklaim Laut Cina Selatan berdasarkan namanya. Tetapi pada saat ini, kapal dapat melewati Selat Malaka dan Laut Cina Selatan,” ujarnya.

Mahathir lebih lanjut menuturkan, laut adalah jalur utama komunikasi utama dan di sini, Malaysia mengambil sikap yang sedikit berbeda dalam perselisihan karena akan menggunakan cara diplomatik untuk bernegosiasi dengan Cina.

Wilayah Laut Cina Selatan.

Wilayah Laut Cina Selatan yang kaya energi itu hampir 90 persen diklaim oleh Cina berdasarkan peta kuno yang mereka miliki. Namun, Malaysia, Brunei, Filipina, Vietnam, dan Taiwan juga memiliki klaim yang tumpang tindih. Sengketa utama mereka terkait dengan kepemilikan pulau yang kaya minyak dan gas, Spratly dan Paracel.

PM Malaysia khawatir bahwa apa yang terjadi di Laut Cina Selatan pada akhirnya akan berdampak pada semua negara regional dan menganggu jalur perdagangan. Mahathir berharap kepentingan internasional akan perlunya kebebasan navigasi bisa membantu mengubah pendekatan Cina.

Laut Selatan Cina adalah sebuah kawasan dengan nilai perdagangan tahunan mencapai 3 triliun dolar per tahun, karena itu penting bagi perdagangan Asia Tenggara dan dunia. Selain Malaysia, negara-negara Asia Tenggara memandang Laut Cina Selatan sangat penting untuk menggerakkan perdagangan di kawasan dan dunia. (ParsToday)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.