Sabtu, 28 Mei 22

Sekitar 3 Juta Jemaah Haji Berangkat ke Arafah

Sekitar 3 Juta Jemaah Haji Berangkat ke Arafah
* Para jemaah haji akan diberangkatkan ke Arafah mulai hari ini, Minggu (19/8/2018). (Foto: Kemenag)

Makkah, Obsessionnews.com – Puncak haji telah tiba. Sekitar 3 juta jemaah haji dari seantero dunia akan diberangkatkan ke Arafah mulai hari ini, Minggu (19/8/2018). Begitu pula sebanyak 203.351 jemaah haji reguler Indonesia dan 16.905 jemaah haji khusus akan menuju Arafah. Ada juga sebagian jemaah yang mengikuti Tarwiyah dan diberangkatkan pada Sabtu sore hingga malam.

Situs Kementerian Agama, Minggu (19/8), mewartakan pemberangkatan jemaah reguler ke Arafah akan dibagi dalam tiga gelombang dari 165 pemondokan mereka. Pertama, pukul 07.00-12.00, kedua, 12.00-16.00, dan ketiga 16.00-24.00 waktu Arab Saudi.

 

Baca juga:

Haji Perteguh Nilai Kemanusiaan

Menag Beberkan 10 Inovasi Penyelenggaraan Haji 2018

Kemenag Lansir 86 Jemaah Haji Indonesia Wafat

 

Pemberangkatan jemaah haji reguler akan dilakukan di bawah kendali Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1439H/2018M. Sedangkan jemaah haji khusus, pemberangkatannya oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus.

 

Menghadapi fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), pemerintah menyiapkan Tim Mobile Crisis & Rescue (MCR) yang berjumlah 233 orang. Mereka akan dibagi ke dua jalur, yakni jalur bawah (Muaisyim-Syisyah) dan jalur atas (Kantor Misi Haji Mina-Jamarat).

“Tim ini bergerak untuk membantu berbagai permasalahan yang dialami jemaah,” kata Menteri Lukman Hakim Saifuddin dalam Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2018 dengan Tim Pengawasan DPR RI di Hotel Anwar Al Aseel, Mahbas Jin, Mekah, Jumat (17/8).

Menurut Lukman, Tim MCR ini adalah Tim yang baru dibentuk pada musim haji tahun ini.

“Kami menerapkan manajemen krisis dengan belajar dari tahun lalu, untuk menghadapi situasi terkini,” ujarnya.

Tim ini terdiri dari P3JH (Pertolongan Pertama Pada Jemaah Haji), TGC (Tim Gerak Cepat), TPP (Tim Promotif Preventif), Perlindungan Jemaah, MCH (Media Center Haji).

“Di dalamnya juga ada Tim Bimbingan Ibadah yang mensosialisasikan ketentuan agama yang dikaitkan dengan aturan Pemerintah Arab Saudi. Juga dikaitkan dengan pola gelar operasi Misi Haji Indonesia,” jelasnya.

Jemaah haji reguler di Arafah dan Mina akan ditempatkan di 70 maktab. Setiap maktab berisi 3.000 jemaah.

Berdasarkan pemantauan di lapangan pada akhir pekan lalu, semua tenda sudah terpasang. Beberapa perbaikan masih terlihat di Arafah. Hanya beberapa tenda yang sudah terpasang karpetnya. Sementara di Mina, semua karpet sudah terpasang.

Setiap maktab disiapkan 124 mist fan (penyejuk udara dengan embusan embun air), 2 genset, 5 tambahan urinoir, dan 30 tenaga kebersihan. (MCH 2018/red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.