Minggu, 25 September 22

Rupiah Masuk Daftar Mata Uang Tak Berharga

Rupiah Masuk Daftar Mata Uang Tak Berharga

Dari jumlah 196 negara di dunia saat ini, PBB mengakui 180 mata uang nasional sebagai alat pembayaran yang sah. Sampai saat ini, dolar AS (USD) masih menjadi mata uang acuan, yang menjadi patokan nilai tukar bagi mata uang lainnya.

Ada mata uang nasional yang nilainya lebih tinggi dari dolar AS, seperti euro yang digunakan di seantero Eropa. Sebagian besar nilainya lebih rendah dari dolar AS, dan sebagian lainnya jauh di bawah. Misalnya, nilai 1 dolar AS setara dengan puluhan ribu.

Nilai inilah yang membuat banyak mata uang nasional di berbagai negara disebut sebagai mata uang tak berharga atau sebagian menyebutnya mata uang sampah. Terperosoknya nilai rupiah menjadi mata uang nasional Republik Indonesia ini akhirnya masuk dalam kategori mata uang sampah dunia, yaitu di urutan keempat

Menurut majalah The Economist, masalah indonesia adalah infrastruktur yang jelek, pemerintahan yang terlalu birokratis, dan korupsi yang menggurita. Kondisi inilah yang membuat nilai tukar rupiah sangat rendah terhadap dolar AS. Berikut ini adalah daftar 15 mata uang sampah dunia, seperti dikutip laman The Richest.

1. Rial, Iran (1 USD = 26.683 rial)

2. Dong, Vietnam (1 USD = 21.387 dong)
3. Dobra, Sao Tome (1 USD = 19.985 dobra)
4. Rupiah, Indonesia (1 USD = Rp 12.656 rupiah)
5. Rubel, Belarusia (1 USD = 11.145 rubel)
6. KIPs, Laos (1 USD = 8.075 kip)
7. Franc, Guinea (1 USD = 7.092 franc)
8. Kwacha, Zambia (1 USD = 6.359 kwacha)
9. Guarani, Paraguay (1 USD = 4.629 guarani)
10.Leone, Sierra Leon (1 USD = 4.363 leone)
11.Riel, Kamboja (1 USD = 4.058 riel)
12.Peso, Kolombia (1 USD = 2,164 peso)
13.Shilling, Tanzania (1 USD = 1.943 shilling)
14.Dinar, Irak (1 USD = 1.161 dinar)
15.Won, Korea (1 USD = 1.113 won)

Pul

Related posts