Merawat Cinta Sejak Awal: Gerakan “1000 Hari Cinta” Hadirkan Ruang Belajar bagi Para Ibu

Merawat Cinta Sejak Awal: Gerakan “1000 Hari Cinta” Hadirkan Ruang Belajar bagi Para Ibu

Obsessionnews.com — Obrolan hangat tentang gizi serta pengasuhan mewarnai Gedung Teater Besar Taman Ismail Marzuki hari ini, Minggu (25/1/2026). Gerakan “1000 Hari Cinta – Ibu Sehat, Anak Cerdas” yang digelar Yayasan Komunitas Perempuan Peduli dan Berbagi (KPPB) tengah berlangsung, menghadirkan ruang edukasi yang aman dan penuh empati bagi para ibu dan calon ibu.

Acara ini berangkat dari kesadaran bahwa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sejak kehamilan hingga anak berusia dua tahun, merupakan masa emas yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak, baik secara fisik, kognitif, maupun emosional. Sayangnya, fase krusial ini masih kerap dijalani perempuan tanpa pendampingan pengetahuan yang memadai.

Founder KPPB, Meiline Tenardi, menyampaikan bahwa gerakan ini hadir untuk menemani perempuan dalam perjalanan motherhood yang penuh tantangan. “Menjadi ibu adalah proses belajar seumur hidup. Ketika ibu mendapatkan informasi yang benar dan dukungan yang tepat, ia tidak hanya merawat anak, tetapi juga membangun masa depan,” ungkapnya.

Sejak pagi, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan edukatif mulai dari pemutaran film pendek bertema ibu dan anak, diskusi bersama dokter gizi, konselor laktasi, hingga psikolog keluarga. Materi yang dibahas mencakup gizi ibu hamil, pentingnya ASI eksklusif, pemberian MPASI yang tepat, serta kesehatan mental ibu, isu yang semakin relevan namun masih sering terpinggirkan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi serta Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Isyana Bagoes Oka, yang menegaskan bahwa pembangunan manusia Indonesia dimulai dari keluarga dan peran ibu sebagai pendidik pertama.

Lebih dari sekadar seminar, “1000 Hari Cinta” menjadi ruang berbagi pengalaman dan saling menguatkan antarperempuan. Melalui dialog interaktif dan aksi simbolis pencegahan stunting, para ibu diajak menyadari bahwa cinta, perhatian, dan pengetahuan sejak awal kehidupan adalah bentuk investasi paling berharga.  (Ali)