Erwin Basri Lakukan Peningkatan Efisiensi dan Perencanaan Strategis dalam Perusahaan

Obsessionnews.com - Nama Erwin Basri di dunia bisnis asuransi sudah tak asing lagi. Perjalanan rekam jejak kariernya di industri ini dimulai saat bergabung di Tugure pada 1996 sebagai Claim Staff (Juru Muda) di divisi Claim sambil berkuliah. Selama masa itulah ia mendulang banyak pengalaman bidang teknis perasuransian yang membantu perkembangan karier di industri ini. Karena kemampuannya, ia lalu diberikan kesempatan naik pangkat menjadi Juru Madya dan dipindahkan ke fungsi Marketing Executive, hingga terpilih untuk mengikuti Internal Management Trainee Programme, yakni program pengembangan karyawan berbakat yang memberikan sejumlah pembekalan pelatihan. Tak hanya itu saja, Erwin lalu dipercaya menjabat sebagai Kepala Seksi Marketing Non Life Account dengan pangkat Assistant Manager dan dua tahun setelahnya sebagai Non Marine Group Head, hingga sampai di posisi Operational General Manager. Di sana, ia bertanggung jawab memastikan peningkatan produktivitas, efektivitas, dan efisiensi pengelolaan grup kerja Underwriting Non-Marine, Marine & Aviation, Life, Strategic Business Unit, Treaty, dan Financial Risk melalui perencanaan, pengelolaan, implementasi, pengawasan, dan evaluasi secara berkala. Puncak dari perjalanan kariernya terjadi pada 2020, ketika ia dipercaya untuk menjabat sebagai Direktur Operasional. “Ini adalah pencapaian yang signifikan bagi saya, karena memberikan dampak besar tidak hanya bagi perkembangan pribadi saya, tetapi juga bagi perusahaan tempat saya berkarya sejak awal berkarier hingga 27 tahun lamanya,” ujar Erwin dikutip dari Majalah Men’s Obsession, Senin (3/7/2023). Bercerita tentang pekerjaannya, dalam sebuah perusahaan reasuransi, Direktur Operasional memiliki peran utama yang krusial dalam mengelola operasional perusahaan secara efisien. Erwin menjabarkan, bersama jajaran manajemen, tugasnya ialah merumuskan dan mengimplementasikan strategi bisnis jangka panjang perusahaan reasuransi dengan membantu menentukan prioritas bisnis, mengidentifikasi peluang pertumbuhan, dan menyusun rencana tindakan yang relevan. Selain itu juga bertanggung jawab atas pengawasan dan pengendalian operasional perusahaan reasuransi. Peran lain yang cukup krusial bagi perusahaan adalah membangun dan menjaga hubungan dengan mitra usaha dan pihak-pihak terkait lainnya. Selain itu bekerja sama dengan seluruh underwriter yang ada di Tugure, memahami kebutuhan mitra usaha dan memastikan kepuasan yang berkelanjutan dari mitra usaha pun dapat dilakukan. “Selain itu, apabila terjadi krisis atau kejadian darurat yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan, kami mengantisipasi dengan bekerja sama dengan tim manajemen risiko untuk merencanakan dan melaksanakan strategi mitigasi risiko serta pemulihan bisnis setelah kejadian tersebut,” ucapnya. (Poy)





























