Basuki: Generasi Mendatang Harus Lebih Pintar, Karena Fasilitasnya Lebih Baik

Basuki: Generasi Mendatang Harus Lebih Pintar, Karena Fasilitasnya Lebih Baik
Jakarta, Obsessionnews.com – Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu program prioritas Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen untuk mendukung peningkatan SDM melalui pembangunan infrastruktur pendidikan, terutama untuk persiapan kegiatan belajar mengajar pada tatanan kehidupan baru (new normal).   Baca juga:Jokowi Bersyukur Bisa Laksanakan Salat Jumat di Masjid BaiturrahimMa’ruf Amin: Kita Membutuhkan Rahmat Allah SWT untuk Menghalau Wabah Corona dari Negeri IniAlokasikan Anggaran Rp 101 Miliar, Kementerian PUPR Bangun 945 Rusun LPKBBasuki Hadimuljono Menteri yang Tak Mau Pakai WhatsApp, Apa Alasannya?   Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan fasilitas kampus merupakan bagian dari instruksi Presiden Jokowi kepada Kementerian PUPR untuk mempercepat pembangunan dan rehabilitasi 10.000 sekolah, madrasah, dan lanjutan Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) Perguruan Tinggi Negeri (PTN)/Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia. “Kita lanjutkan pembangunan sarana pendidikan guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Manfaatkan fasilitas yang sudah dibangun. Generasi mendatang harus lebih pintar karena fasilitasnya lebih baik,” tutur Basuki dalam keterangan tertulis, Selasa (16/6/2020). Halaman selanjutnya Sementara itu Direktur Prasarana Strategis Kementerian PUPR Iwan Suprijanto menyampaikan, bahwa Kementerian PUPR sesuai amanat Perpres No.43 / 2019 juga menangani pembangunan lanjutan KDP PTN dan PTKIN. Salah satunya adalah pembangunan lanjutan KDP 3 gedung Kampus Universitas Borneo Tarakan (UBT) yang berlokasi di Jalan Amal Lama Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Lanjutan pembangunan KDP Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Gedung Laboratorium Teknik telah selesai dilaksanakan pada tahun 2019 dengan total anggaran sebesar Rp 36,2 miliar. Lanjutan pembangunan Gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan anggaran sebesar Rp 27,4 miliar meliputi, perbaikan pasangan dan plasteran, perbaikan lantai, perbaikan plafond, pekerjaan mekanikal elektrikal, pekerjaan pengecatan, pekerjaan sanitasi, pembangunan rumah pompa, pembangunan rumah genset, dan lansekap. Selain itu telah diselesaikan juga KDP Gedung Laboratorium Teknik UBT yang meliputi perbaikan dan pengecatan gedung, pembangunan rumah pompa, pembangunan rumah genset, dan lansekap dengan anggaran sebesar Rp 8,8 miliar. Halaman selanjutnya Pada akhir Februari lalu Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie meresmikan Gedung Kampus UBT yang telah direhabilitasi dan direnovasi. Dalam kesempatan itu dilakukan juga serah terima perawatan dan pengelolaan gedung dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Utara kepada Rektor UBT Prof Adri Patton, untuk dikelola dan dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar. Pada tahun ini Kementerian PUPR juga melakukan pembangunan lanjutan Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UBT dengan anggaran Rp 20 miliar. Adapun progres konstruksi pembangunannya telah mencapai 52% dan ditargetkan selesai pada Oktober 2020. Kepala BPPW Kalimantan Utara Dony Fitriandy menyampaikan, meskipun di tengah pandemi Covid-19, para pekerja tetap semangat bekerja dengan mengikuti protokol Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang didukung prasarana kesehatan di lokasi proyek, seperti masker, alat cuci tangan, alat pengukur suhu (thermo gun) dan P3K. ”Semoga gedung FIKES dapat selesai sesuai yang kita harapkan, sehingga mahasiswa dan dosen nantinya dapat menggunakan gedung ini dengan nyaman dalam proses belajar mengajar,” kata Dony. "Patut kita syukuri, proses pembangunan gedung ini telah menyerap sebanyak 105 tenaga kerja secara keseluruhan." (arh)